
Di Azerbaijan, hanya ada satu gereja yang didedikasikan untuk umat Katolik, yang awalnya didirikan pada masa pra-revolusi. Komunitas Katolik di Baku secara resmi didirikan pada tahun 1882 dengan pembangunan sebuah kapel kecil. Pembangunan gereja yang lebih besar dimulai pada tahun 1909 dan selesai pada tahun 1912. Gereja ini diberi nama Gereja Perawan Maria yang Terberkati, yang dirancang oleh arsitek Polandia Józef Płoszko. Pendanaan untuk gereja tersebut berasal dari keluarga industrialis awal, terutama keluarga Rylski dan Witold Zglenicki. Karena sebagian besar dukungan finansial berasal dari individu-individu keturunan Polandia, gereja tersebut dikenal sebagai "Gereja Polandia".
Namun, setelah Revolusi Bolshevik, gereja tersebut dihancurkan, dan komunitas Katolik secara efektif dibubarkan.
Akhir tahun 1990-an menandai kebangkitan kembali komunitas Katolik di Azerbaijan. Beberapa tahun kemudian, Takhta Suci mendirikan unit teritorial-administratif utama, yang dipercayakan kepada kongregasi religius Salesian. Pada tahun 2002, komunitas Katolik berhasil memperoleh sebidang tanah kecil untuk pembangunan gereja baru.
Setelah empat tahun usaha yang tekun, gereja baru itu selesai dibangun. Desain arsitekturnya dibuat oleh arsitek Italia Paolo Ruggero, yang menghasilkan bangunan modern yang memadukan unsur-unsur neo-Gotik yang unik. Pada bulan April 2007, gereja itu ditahbiskan, dengan upacara yang dihadiri oleh perwakilan diplomatik Paus. Gereja baru itu mempertahankan nama pendahulunya, untuk menghormati warisan gereja asli yang telah dihancurkan pada akhir tahun 1930-an.
Jalan-jalan di Fountain Square
Jelajahi kota tua Icheri Sheher
Kagumi Menara Perawan
Rasakan api abadi Yanardag
Temukan petroglif Gobustan
Saksikan gunung lumpur yang unik