
Sejak dibukanya jalur kereta bawah tanah di London pada tahun 1863, sistem metro telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan perkotaan bagi jutaan orang di seluruh dunia. Dengan ribuan stasiun dan jalur kereta api yang membentang melintasi benua, moda transportasi yang cepat dan efisien ini telah digunakan oleh lebih dari 50 negara. Azerbaijan bergabung dengan gerakan global ini pada tahun 1967 dengan peluncuran sistem metro yang luar biasa di Baku.
Konsep transportasi bawah tanah di Baku pertama kali diusulkan pada awal tahun 1932, tetapi baru pada tahun 1951 upaya pembangunan serius dimulai. Akhirnya, pada tanggal 6 November 1967, Metro Baku dibuka untuk umum, dengan jalur perdana yang membentang sepanjang 6.25 kilometer dan mencakup lima stasiun: Icheri Sheher, Sahil, 28 May, Gyandjlik, dan Nariman Narimanov.
Sejak hari bersejarah itu, 21 stasiun tambahan telah dibangun, masing-masing menampilkan desain arsitektur unik yang mencerminkan budaya dan sejarah kota tersebut. Saat ini, Metro Baku terdiri dari empat jalur yang membentang sepanjang 38.8 kilometer. Menurut program negara yang bertujuan untuk memperluas metro selama 20 tahun ke depan, jaringan tersebut akan bertambah menjadi lima jalur, yang memiliki 76 stasiun dan panjang keseluruhan 119 kilometer. Rencana ambisius ini akan memastikan bahwa sistem kereta bawah tanah mencakup seluruh kota.
Sejalan dengan inisiatif pembangunan ini, dua stasiun baru di jalur ungu diresmikan pada tanggal 19 April 2016. Stasiun-stasiun ini memiliki desain modern dan menggunakan teknologi terkini. Khususnya, stasiun Memar Adjemi-2 yang terdiri dari lima lantai dilengkapi dengan 17 eskalator dan empat lift, sehingga mudah diakses oleh penyandang disabilitas.
Selain itu, perjalanan dengan Metro Baku merupakan salah satu pengalaman yang paling terjangkau di dunia.

Jalan-jalan di Fountain Square
Jelajahi kota tua Icheri Sheher
Kagumi Menara Perawan
Rasakan api abadi Yanardag
Temukan petroglif Gobustan
Saksikan gunung lumpur yang unik