
Selain sejarahnya yang kaya dan arsitektur yang menakjubkan, Azerbaijan menawarkan pertemuan dengan alam yang menakjubkan yang tidak boleh Anda lewatkan.
Titik awal yang sempurna untuk menjelajahi keindahan alam Azerbaijan adalah Taman Nasional Gobustan. Museum terbuka yang menyimpan sejarah kuno ini merupakan salah satu objek wisata paling menarik di negara ini.
Pengunjung dari seluruh dunia berbondong-bondong ke sini untuk menyaksikan pemandangan unik lembah yang terletak di antara kaki Pegunungan Kaukasus dan Laut Kaspia. Salah satu harta karun taman yang paling berharga adalah petroglifnya yang tak ternilai harganya—ukiran batu kuno yang telah mendapatkan pengakuan internasional dari UNESCO.
Rentang waktu petroglif ini juga mengesankan, mulai dari era Mesolitikum hingga Abad Pertengahan. Di seluruh taman, Anda akan menemukan sekitar 6,000 elemen seni cadas, yang terutama menggambarkan pemandangan kehidupan sehari-hari, berburu, memancing, tarian ritual, simbol, dan berbagai hewan.
Selain petroglif, Gobustan juga merupakan rumah bagi hunian manusia kuno, yang menandainya sebagai salah satu tempat lahirnya peradaban di Kaukasus.
Hal menarik lainnya yang membuat perjalanan ke Gobustan layak dilakukan adalah gunung lumpur yang terkenal di wilayah tersebut. Fenomena alam yang mengeluarkan banyak lumpur ini telah memikat orang selama berabad-abad. Dengan ketinggian dan ukuran yang bervariasi, gunung lumpur menciptakan pemandangan yang memukau. Perlu diingat bahwa kunjungan ke gunung lumpur paling baik dilakukan pada musim kemarau dan memerlukan kendaraan dengan kemampuan off-road yang baik.
Bagi mereka yang terpesona oleh hal-hal mistis dan luar biasa, kunjungan ke Yanardag, "Gunung yang Membara," adalah suatu keharusan. Api abadi ini, yang menyembur dari tanah di lereng bukit di luar Baku, telah memikat manusia sejak zaman dahulu. Pengikut Zoroastrianisme akan datang ke sini untuk berdoa kepada api yang tidak pernah berhenti menyala.
Api tersebut mencapai ketinggian sekitar satu meter dan membentang sepanjang sepuluh meter, berkobar di atas Yanardag, yang terletak hanya 27 kilometer dari Baku. Saat ini, hanya ada beberapa sumber gas alam serupa yang tersisa di dunia, dan sebagian besarnya ditemukan di Azerbaijan. Pemandangan paling mencolok dari nyala api yang berkelap-kelip ini terjadi setelah matahari terbenam, saat cahayanya menciptakan tontonan yang memukau di langit malam.
Jalan-jalan di Fountain Square
Jelajahi kota tua Icheri Sheher
Kagumi Menara Perawan
Rasakan api abadi Yanardag
Temukan petroglif Gobustan
Saksikan gunung lumpur yang unik