
Makam di dalam Kompleks Istana Shirvanshah berdiri sebagai monumen ketiga terpenting dari Dinasti Shirvan, yang merupakan bagian penting dari sejarah wilayah tersebut. Bangunan yang mengesankan ini memiliki desain batu persegi panjang yang besar, dengan kubah heksagonal yang mencolok di atasnya. Secara historis, permukaan kubah dihiasi dengan enamel berwarna biru kehijauan yang cemerlang dan bintang heksagonal yang rumit, yang menambah kemegahannya.
Di atas portal pintu masuk, terdapat prasasti yang terselip di antara ukiran motif bunga dan daun yang indah, yang berbunyi: “Sultan Terbesar, Shirvanshah yang termasyhur, senama dengan Nabi Allah, pelindung agama, Khalilullah I, memerintahkan pembangunan makam yang cemerlang ini untuk ibu dan putranya pada tahun 839.”
Di jantung makam terdapat ruang pemakaman yang memiliki lempengan-lempengan batu dengan kubah kecil di atasnya. Namun, lokasi pemakaman sebenarnya tersembunyi di bawah lantai kayu makam. Penggalian arkeologis mengungkap sebuah ruang bawah tanah yang berisi lima lokasi pemakaman: tiga diperuntukkan bagi orang dewasa dan dua untuk anak-anak. Secara total, 14 lokasi pemakaman ditemukan, dan para peneliti mengonfirmasi bahwa salah satunya memang merupakan tempat peristirahatan terakhir Bikya-khanum, ibu Khalilullah, bersama dengan anggota keluarga lainnya.
Dalam sejarah yang menarik, makam tersebut kemudian difungsikan sebagai madrasah, yang meneruskan warisannya sebagai pusat pembelajaran dan spiritualitas. Bangunan yang luar biasa ini tidak hanya menghormati kenangan para penghuninya yang terhormat, tetapi juga mencerminkan warisan budaya yang kaya dari Dinasti Shirvan.
Jalan-jalan di Fountain Square
Jelajahi kota tua Icheri Sheher
Kagumi Menara Perawan
Rasakan api abadi Yanardag
Temukan petroglif Gobustan
Saksikan gunung lumpur yang unik