
Ditemukan pada tahun 1939 di teras terendah Kompleks Istana Shirvanshah, pemandian istana ini merupakan temuan arkeologi yang mengesankan, yang memperlihatkan fasilitas bawah tanah yang luas yang terdiri dari 26 ruangan. Struktur rumit ini dirancang dengan dua kelompok ruangan yang berbeda: satu untuk membuka pakaian dan yang lainnya untuk mandi. Lokasi pemandian di bawah tanah menyediakan lingkungan yang nyaman, bebas dari angin dan mempertahankan suasana yang hangat, menjadikannya tempat peristirahatan yang ideal.
Jadi, bagaimana pemandian abad pertengahan ini beroperasi? Prosesnya cukup canggih pada masanya. Air dari reservoir terdekat disalurkan ke rumah ketel uap, tempat air dipanaskan, lalu didistribusikan melalui jaringan pipa keramik. Reservoir ini diisi ulang oleh mata air bawah tanah alami, yang menjamin pasokan air yang stabil.
Di samping kamar mandi, terdapat reservoir terpisah untuk air dingin dan air panas, yang meningkatkan pengalaman mandi. Ruang api yang dibangun khusus di bawah reservoir air panas memudahkan proses pemanasan, dengan saluran uap yang mengalir di bawah lantai kamar mandi untuk memberikan kehangatan.
Di dalam area pemandian, para arkeolog menemukan kolam melingkar kecil dan ceruk yang dirancang untuk alas kaki, yang menambah fungsionalitas ruang tersebut. Dinding pemandian dihiasi dengan ornamen majolica yang indah, yang menunjukkan keterampilan artistik pada masa itu.
Secara historis, pemandian memiliki tujuan yang jauh lebih dari sekadar kebersihan; pemandian merupakan pusat kehidupan sosial yang ramai di mana orang-orang berkumpul untuk membersihkan diri, berbincang-bincang, bernegosiasi, dan bertemu teman. Tradisi mandi bersama menumbuhkan rasa kebersamaan dan hubungan di antara para penghuninya.
Selain pemandian istana, beberapa pemandian abad pertengahan lainnya dapat ditemukan di kawasan kota tua, beberapa di antaranya masih beroperasi hingga saat ini. Pemandian yang bertahan lama ini terus mencerminkan kekayaan warisan budaya dan praktik sosial pada masa itu, mengundang pengunjung untuk kembali ke dunia tempat mandi merupakan ritual sekaligus pengalaman bersama.
Jalan-jalan di Fountain Square
Jelajahi kota tua Icheri Sheher
Kagumi Menara Perawan
Rasakan api abadi Yanardag
Temukan petroglif Gobustan
Saksikan gunung lumpur yang unik