
Terletak di bagian selatan Kompleks Istana Dinasti Shirvan, terdapat contoh arsitektur abad pertengahan yang luar biasa: Makam Seyid Yakhya Bakuvi, yang sering disebut sebagai makam "darwis". Situs suci ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir Seyid Yakhya Bakuvi, seorang ulama terkemuka yang merupakan bagian dari istana Khalilulla I. Lahir di kota bersejarah Shamakhi, Seyid Yakhya adalah pengikut setia Sufi dan penulis terhormat dari banyak teks keagamaan. Ia meninggal pada tahun 1464 dan dimakamkan di halaman kompleks istana.
Makam ini memiliki ciri khas bentuk oktahedral yang mencolok, dengan kubah segi delapan yang elegan di atasnya. Fasadnya memiliki tiga jendela kecil yang dihiasi dengan kisi-kisi batu yang dirancang rumit, yang dikenal sebagai shebeke, yang memungkinkan cahaya masuk ke bagian dalam. Di bawah makam terdapat ruang bawah tanah. Bagian atas bangunan digunakan untuk berbagai ritual dan upacara, menjadikannya tempat yang penting untuk pertemuan spiritual.
Di bagian dalam, makam ini dihiasi ornamen yang dibuat dengan indah dan plesteran berwarna cerah, yang meningkatkan suasana spiritual dan daya tarik estetikanya. Secara historis, makam ini terhubung dengan Masjid Keikubad kuno, yang dinamai menurut Shirvanshah Kekubad dari abad ke-14. Di dalam masjid inilah Yakhya Bakuvi melakukan ibadah, mengajar, dan kegiatan ilmiah. Sayangnya, pada tahun 1918, masjid ini hancur karena kebakaran hebat, yang tersisa hanya fondasinya sebagai bukti kejayaannya di masa lalu.
Jalan-jalan di Fountain Square
Jelajahi kota tua Icheri Sheher
Kagumi Menara Perawan
Rasakan api abadi Yanardag
Temukan petroglif Gobustan
Saksikan gunung lumpur yang unik