
Ilandag merupakan tengara alam di Nakhchivan, yang kini menjadi simbol ikonik kota tersebut. Menjulang setinggi 2,416 meter di atas permukaan laut, atau lebih dari 800 meter di atas padang rumput di sekitarnya, gunung ini menarik perhatian. Apakah ini ketinggian yang signifikan? Jarak dari Nakhchivan atau Julfa ke gunung tersebut sekitar 30 kilometer, namun gunung tersebut menjulang di atas kedua kota tersebut seolah-olah berdiri di dasarnya.
Dalam bahasa Azerbaijan, kata “ilan” diterjemahkan menjadi “ular,” sementara “dag” berarti “gunung.” Jadi, nama gunung tersebut diterjemahkan menjadi “Gunung Ular.” Asal usul nama ini masih belum jelas, tetapi ada beberapa legenda yang dikaitkan dengan Ilandag. Salah satu legenda tersebut menyatakan bahwa gunung dan daerah sekitarnya dulunya dipenuhi ular, sehingga penduduk setempat memberinya nama Ilandag.
Legenda lain menceritakan bahwa dahulu kala, pada zaman kuno, gunung itu dikenal sebagai Inandag, yang berarti "Gunung Iman." Menurut cerita rakyat setempat, nama ini diberikan oleh Nuh, yang, saat berlayar di bahteranya, menamai setiap gunung yang ditemuinya di sepanjang perjalanannya. Ia memberi perhatian khusus pada puncak-puncak yang bertemu dengan bahteranya, sehingga menandainya dengan nama.
Seiring berjalannya waktu, nama Inandag berevolusi, dan sampai kepada kita sebagai Ilandag. Legenda yang sama ini juga memberikan penjelasan tentang bentuk gunung yang tidak biasa—bercabang dua. Menurut kisah tersebut, bahtera Nuh menghantam gunung dengan kekuatan yang besar, menyebabkan puncaknya terbelah menjadi dua bagian, yang menjadi asal mula nama ketiga gunung tersebut—Khachadag, yang berarti "Gunung Terbelah."
Meskipun Ilandag tidak menyimpan rahasia khusus apa pun, namun secara umum ia lebih menawan jika dilihat dari kejauhan, sehingga kemegahannya dapat diapresiasi sepenuhnya.
Pemandangan indah di Highland Park
Jelajahi Kota Tua
Kunjungi landmark Menara Maiden
Upacara minum teh di Lankaran
Tur Cagar Alam Hirkan
Rasakan Pasar Green Bazaar