Biara St. Nino di Poka

Eurasia.Perjalanan > Georgia > Akhalkalaki > Biara St. Nino di Poka

Biara St. Nino di Poka

Terletak di desa Poka yang tenang, yang sebagian besar dihuni oleh etnis Armenia, Biara St. Nino Poka merupakan destinasi yang luar biasa di Wilayah Samtskhe-Javakheti, Georgia. Bertengger di ketinggian lebih dari 2,000 meter, biara yang tenang ini menghadap ke Danau Paravani, danau terbesar di Georgia, yang terkenal karena asal-usulnya yang berasal dari gunung berapi.

Jika Anda bepergian melalui Wilayah Samtskhe-Javakheti, kunjungan ke Biara Poka adalah perjalanan yang mengasyikkan! Pemandangan yang menakjubkan dan lingkungan alam yang asri menciptakan suasana yang tenang, sementara biara ini terkenal akan produk-produk organik buatan tangan yang lezat, termasuk cokelat lezat dan keju buatan tangan ala Prancis, yang semuanya tersedia untuk dibeli di toko suvenir di lokasi.

Sejarah Biara St. Nino Poka dijelaskan dalam teks kuno “Konversi Kartli” (მოქცევაი ქართლისაი), yang merupakan kompilasi sejarah abad pertengahan tertua yang masih ada di Georgia. Menurut catatan ini, St. Nino dari Kapadokia melakukan perjalanan ke Georgia melalui Pegunungan Javakheti dan berhenti di lokasi yang sama di mana Gereja St. Nino sekarang berdiri. Mengingat bahwa masuknya agama Kristen ke Georgia terkait erat dengan warisan St. Nino, situs ini memiliki makna keagamaan yang mendalam bagi masyarakat Georgia.

Dibangun pada pertengahan abad ke-11, Gereja St. Nino di biara tersebut merupakan gereja aula yang dibangun dari balok-balok batu persegi yang dipotong dengan cermat. Pintu dan jendelanya memiliki ukiran yang rumit, dan sisa-sisa lukisan dinding masih dapat dilihat di dalam dindingnya. Kapel tersebut sangat dihargai karena prasasti informatif yang ditemukan di dinding selatannya, yang memberikan wawasan tentang periode konstruksi asli dan renovasi berikutnya. Satu prasasti, yang terletak di bawah jendela kiri dan ditulis dalam aksara Georgia historis Asomtavruli, mengungkapkan bahwa gereja tersebut dibangun pada masa pemerintahan Bagrat IV Kuropalates oleh seorang arsitek yang dikenal sebagai Master Bavreli.

Pada tahun 1988, Ilia II, Patriark Katolikos Seluruh Georgia, mengunjungi Poka selama perjalanannya ke Javakheti. Ia membeli sebuah rumah yang berdekatan dengan gereja dan mendaftar sebagai penduduk untuk memperoleh akses ke area tersebut, yang saat itu ditutup untuk umum. Pada tahun 1992, sebuah biara didirikan di rumah patriark, dengan Hegumen Elisabeth (Meskhishvili) ditunjuk sebagai kepala biara. Biara tersebut diberi peran misioner dan sejak saat itu menjadi satu-satunya daerah kantong berbahasa Georgia di dalam komunitas yang sebagian besar berbahasa Armenia.

Para biarawati di Biara Poka St. Nino telah memulai sebuah sekolah paroki, yang menawarkan warga Armenia setempat kesempatan untuk belajar bahasa Georgia dan Inggris. Layanan pendidikan ini sangat bermanfaat bagi pemuda desa, yang membutuhkan keterampilan bahasa ini untuk berhasil dalam ujian nasional.

Selain itu, biara tersebut memiliki klinik satu ruangan yang menyediakan bantuan medis gratis bagi penduduk setempat, di samping bengkel yang dikhususkan untuk membuat enamel cloisonné, serta Bengkel Mosaik Pokani tempat para biarawati membuat ikon, lilin, dan perlengkapan liturgi lainnya.

Para biarawati juga mengasah keterampilan membuat keju mereka, memadukan metode lokal tradisional dengan teknik Prancis dan inovasi Eropa untuk menghasilkan keju berkualitas tinggi. Berbagai jenis keju unik yang tersedia di toko suvenir tersebut meliputi Monastic Blue, Javakheti Blue, Classic Blue, Poka's Blue, dan Brevis. Berbagai produk organik lainnya juga ditawarkan, termasuk selai, kerupuk, truffle, cokelat, madu bunga Alpen, serta minyak zaitun dan jagung mentah.

Setiap tahun pada tanggal 1 Juni, warga Georgia merayakan Hari St. Nino, yang dikenal sebagai Ninooba. Hari suci ini sangat penting di Poka, tempat banyak anak dibaptis di perairan Danau Paravani. Para pendeta nasional, pendeta, dan perwakilan Sinode Suci Georgia berkumpul di wilayah tersebut untuk mengambil bagian dalam perayaan khusus yang diadakan di Biara St. Nino Poka, yang menggarisbawahi pentingnya tempat ini sebagai pusat spiritual dan budaya.

Tur Pengenalan 'Pertama Kali di Georgia'

Mulai dari $800
9 Hari / 8 Malam

Jelajahi pemandangan kuno Tbilisi
Kunjungi kuil-kuil suci Mtskheta
Jelajahi kota gua Uplistsikhe
Bersantai di kolam mineral Borjomi
Berkendara di Jalan Raya Militer Georgia
Tur kebun anggur Kakheti dan mencicipi

Temukan keajaiban Georgia pada kunjungan pertama Anda: dari jalanan Tbilisi yang semarak dan Mtskheta kuno hingga puncak-puncak Kazbegi, kebun-kebun anggur Kakheti, dan gurun-gurun David Gareji. Nikmati sesi mencicipi anggur, jelajahi biara-biara, dan rancang petualangan Anda untuk pengalaman budaya yang tak terlupakan.