
Terletak di dekat Turtle Lake di Tbilisi, Open Air Museum of Ethnography merupakan destinasi menarik yang mengundang pengunjung untuk menjelajahi kekayaan budaya dan sejarah Georgia. Didirikan pada tahun 1960, museum ini telah menjadi salah satu objek wisata yang paling sering dikunjungi di Georgia, dengan koleksi lebih dari seratus pameran. Yang membedakan museum ini adalah penyajiannya yang unik: seluruh situs dirancang menyerupai desa tradisional Georgia, dengan setiap rumah dan perkebunan berfungsi sebagai bukti berbagai era dalam sejarah Georgia.
Keindahan dan keanekaragaman Museum Terbuka sungguh luar biasa. Pengunjung dapat dengan mudah menghabiskan waktu berjam-jam menjelajahi lahannya yang luas, membenamkan diri dalam kehidupan sehari-hari orang Georgia dari berbagai periode dan wilayah. Salah satu fitur menonjol museum ini adalah rekonstruksi rumah kuno Georgia yang dikenal sebagai "darbazi." Rumah bergaya galian ini secara historis digunakan sebagai tempat berlindung selama invasi Turki pada Abad Pertengahan, menawarkan sekilas tentang ketahanan dan kecerdikan orang-orang Georgia.
Museum ini memamerkan bangunan-bangunan dari seluruh republik, mulai dari Zaman Perunggu hingga awal abad ke-20. Di antara harta karunnya adalah rumah-rumah kayu dari Mingrelia, yang dicirikan oleh rangka tabungnya yang khas, dan rumah kayu abad ke-18 dari Imereti, yang dibangun di atas fondasi batu yang kokoh. Selain itu, area museum menjadi tempat bagi toko-toko kerajinan unik tempat para perajin terampil memamerkan karya-karya seni dan kerajinan Georgia yang patut dicontoh. Khususnya, rumah dari Lakhuti memiliki toko pandai besi yang masih beroperasi, yang memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan pembuatan barang-barang rumah tangga dan persenjataan tradisional secara langsung.
Selain pameran arsitektur, interior rumah-rumah ini memberikan wawasan menarik tentang kehidupan rumah tangga Georgia. Pengunjung dapat mengagumi artefak rumah tangga, furnitur tradisional, pakaian, dan sulaman rumit, yang masing-masing mencerminkan adat istiadat dan estetika daerah tertentu. Museum ini juga memamerkan koleksi persenjataan yang mengesankan, termasuk pisau, pedang, dan belati—barang-barang yang penting bagi pria Georgia selama Abad Pertengahan.
Selain bangunan tempat tinggal, museum ini juga memiliki berbagai fasilitas fungsional seperti bengkel, kandang kuda, gudang anggur, "Merani" (tempat penyimpanan anggur tradisional), lumbung, dan kandang sapi, yang masing-masing memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang kehidupan pedesaan di Georgia. Satu bagian museum menampilkan pameran mini yang memamerkan temuan arkeologi, yang menambah kedalaman pengalaman pengunjung. Daya tarik yang sangat populer adalah pondok berburu dari abad ke-18 hingga ke-19, yang juga menjadi lokasi syuting beberapa film terkenal.
Museum Etnografi Terbuka menyambut pengunjung setiap hari kecuali hari Senin, menyediakan kesempatan yang mudah diakses bagi siapa saja yang tertarik untuk mendalami budaya dan sejarah masyarakat Georgia. Di sini, para tamu dapat menelusuri garis keturunan sejarah Georgia dari zaman kuno hingga masa kini, sehingga memperoleh apresiasi yang lebih dalam terhadap warisan yang kaya yang menjadi ciri khas negara yang luar biasa ini.
Alamat: 25, Jalan M. Berdzenishvili, Tbilisi
Telepon: (+995 32) 272-90-45
Jam kerja: Selasa-Minggu 10:00 sampai 06:00
Tutup: Senin
Jelajahi Katedral Tritunggal Mahakudus
Naik kereta gantung ke Narikala
Jalan-jalan di Pemandian Belerang
Kunjungi Katedral Sioni kuno
Temukan Menara Jam Gabriadze
Tur Museum Etnografi Terbuka