
Terletak di lembah-lembah indah di Wilayah Kakheti, Georgia, kilang anggur milik keluarga ini terkenal karena dedikasi dan hasrat mereka dalam pembuatan anggur. Di antara kilang-kilang ini, Lekso's Marani menonjol, berkat pemiliknya yang ramah, Lekso Pitskhelauri, yang kecintaannya pada anggur tampak dalam setiap botol yang diproduksi. Komitmennya terhadap kerajinan ini telah menghasilkan beberapa anggur terbaik yang akan Anda temui selama perjalanan Anda.
Terletak di desa Akhshani yang menawan di dalam Kotamadya Akhmeta, Lekso's Marani dibuka pada tahun 2015 dan kini memproduksi sekitar 8,000 botol setiap tahunnya, dengan 70% dari produksi tersebut diekspor ke penggemar anggur di seluruh dunia. Setiap anggur dibuat menggunakan qvevri tradisional—wadah tembikar besar yang merupakan bagian penting dari fermentasi, penyimpanan, dan penuaan anggur Georgia. Anggur yang digunakan dalam anggur Lekso mencakup varietas lokal seperti Rkatsiteli, Mtsvane, Kisi, Saperavi, Jananura (Khikhvi), dan Pink Muscat. Pada tahun-tahun yang luar biasa, Lekso juga memproduksi Cabernet dalam jumlah terbatas.
Saat Anda mengunjungi Perkebunan Anggur Lekso, Anda tidak hanya berkesempatan mencicipi anggur lokal yang luar biasa tetapi juga membenamkan diri dalam tradisi kuno pembuatan anggur Georgia dan menikmati keramahtamahan penduduk setempat.
Pabrik anggur ini diberi nama untuk menghormati kakek Lekso, yang juga memiliki nama Lekso. Dengan sejarah yang membentang lebih dari satu abad, gudang anggur ini awalnya dibangun dengan papan kayu, yang kemudian diganti dengan balok-balok kokoh sebelum Lekso sendiri lahir. Hebatnya, beberapa bejana qvevri yang digunakan saat ini berusia lebih dari seratus tahun, dengan ukuran mulai dari yang sederhana yaitu 5 liter hingga yang mengesankan yaitu 2.2 ton.
Lekso dengan senang hati mengingat kembali kegiatan pembuatan anggur keluarganya sejak masa kecilnya. Meskipun awalnya ia bercita-cita menjadi dokter, ia mendapati dirinya bekerja di industri farmasi, tempat ia memproduksi etanol medis. Pengalaman ini secara bertahap membawanya ke dunia produksi alkohol, tempat ia memperdalam pemahamannya tentang pembuatan anggur.
Momen penting terjadi ketika Lekso pertama kali mencicipi anggur dari Biara Alaverdi yang bersejarah. Pengalaman itu mengilhaminya untuk menua anggurnya sendiri dalam qvevri selama minimal enam bulan. Awalnya, anggur itu untuk konsumsi pribadi, tetapi ketika teman-temannya menunjukkan bahwa ia memiliki lebih banyak anggur daripada yang bisa ia minum sendiri, Lekso menyadari potensi untuk usaha komersial. Titik balik terjadi pada tahun 2015 ketika ia membotolkan Rkatsiteli pertamanya. Umpan balik yang sangat positif dari teman-teman dan keluarga mendorongnya untuk memperluas produksi, membuatnya memesan qvevri 10 ton baru dari kota Chiatura untuk panen tahun 2016, yang menjadi awal kesuksesan kilang anggurnya.
Meskipun Lekso terutama memproduksi anggur dari buah anggur yang dipanen dari kebun anggur miliknya sendiri seluas 2.5 hektar, ia juga mengambil anggur dari sesama pembuat anggur di Kakheti. Pabrik anggur tersebut saat ini memiliki kapasitas 20 ton qvevri untuk fermentasi dan penuaan. Berikut ini adalah beberapa anggur unggulan yang dibuat di Marani milik Lekso:
Muscat merah muda:Anggur musim panas yang cerah yang ditandai dengan keasamannya yang tinggi, aroma yang memikat, dan rona merah muda yang khas, dengan kandungan alkohol sekitar 13%.
Saperavi Merah Kering:Anggur andalan Marani Lekso, anggur merah ikonik ini menawarkan hingga 14% alkohol dan sangat cocok dengan mtsvadi—panggangan daging babi nasional Kakheti. Lekso sendiri menikmati segelas kecil Saperavi sebelum tidur, karena menurutnya minuman itu membantunya tertidur lebih cepat.
Jananura: Anggur putih kering yang nikmat terbuat dari varietas anggur Khikhvi, sangat cocok dipadukan dengan buah-buahan kering dan kacang-kacangan. Pada malam musim panas yang hangat, segelas anggur dingin ini sungguh nikmat.
Ke depannya, Lekso berencana menambah stok qvevri.dll kapal setiap tahun dan memiliki ambisi yang besar untuk membuka hotel kecil di Marani Lekso. Ia membayangkan membangun pondok yang nyaman di dalam kebun anggur dan menyelenggarakan pesta makan malam yang mempesona di lokasi, yang selanjutnya akan meningkatkan pengalaman bagi para pengunjung.
Harap perhatikan bahwa kilang anggur milik keluarga seperti Lekso's Marani biasanya menerima pengunjung dengan perjanjian sebelumnya dan mungkin tidak menerima wisatawan yang datang langsung. Di Shahina Travel, kami menjalin hubungan eksklusif dengan kilang anggur keluarga terkemuka di Georgia, sehingga Anda dapat dengan mudah mengatur kunjungan dan menikmati tur pribadi lengkap dengan sesi mencicipi di gudang bawah tanah.
Kereta gantung ke Benteng Narikala
Mencicipi anggur tradisional Georgia
Kunjungi keluarga pembuat qvevri
Jelajahi kota Sighnaghi yang menawan
Makan siang bersama keluarga lokal
Temukan daerah penghasil anggur Khvanchkara