
Katedral St. Nicholas, yang juga dikenal sebagai Katedral St. Nicholas Sang Pekerja Ajaib, dibangun antara tahun 1906 dan 1908. Desainnya diwujudkan oleh arsitek SK Troparyovsky, menghasilkan bangunan bata yang sangat eklektik dengan warna biru langit yang indah, dengan aksen detail putih. Arsitekturnya berbentuk seperti kapal dengan banyak tiang, dimahkotai oleh tujuh kubah emas.
Era Soviet membawa kesulitan besar bagi katedral. Pada tahun 1918, uskup setempat dieksekusi, dan pada tahun 1930-an, situs suci tersebut diubah menjadi penjara bagi "musuh rakyat" sebelum menjadi museum ateisme. Selama perang, katedral tersebut semakin dinodai, digunakan sebagai kandang kuda dan unit hukuman militer. Pada saat itu, kota tersebut tidak memiliki bangunan keagamaan lagi, karena semuanya telah dialihfungsikan untuk kebutuhan militer.
Setelah perang, ketika umat beriman berjuang untuk mengembalikan gereja ke tujuan awalnya, gereja itu ditemukan dalam keadaan hancur. Menara loncengnya telah dihancurkan, salib-salibnya hilang, dan kubah-kubahnya dirobohkan. Dinding-dinding ruang bawah tanahnya penuh dengan lubang-lubang peluru, dan bagian dalam gereja dilucuti dari ikon-ikon dan ikon-ikonnya.
Katedral ini dipugar setelah renovasi besar-besaran yang dilakukan oleh komunitas Ortodoks di kota tersebut. Pada tahun 1946, kedua altar—satu didedikasikan untuk St. Barbara sang Martir Agung dan yang lainnya untuk St. Nicholas sang Pekerja Ajaib—ditahbiskan. Pada tahun 1951, menara lonceng baru didirikan untuk menggantikan yang lama. Sekolah Minggu telah beroperasi di katedral tersebut sejak tahun 1991.
Hingga tahun 1995, Katedral St. Nicholas merupakan tempat kedudukan uskup yang berkuasa di Keuskupan Kazakhstan, yang kemudian dipindahkan ke Katedral Kenaikan Tuhan. Pada tahun yang sama, sebuah Salib Peringatan dipasang di halaman katedral untuk mengenang para korban penindasan politik. Salib ini berfungsi sebagai simbol tidak hanya bagi umat Kristen Ortodoks tetapi juga bagi orang-orang dari agama lain, karena banyak yang terkena dampak penindasan, terlepas dari agama mereka. Pada tahun 2012, sebuah patung St. Nicholas sang Pekerja Ajaib juga didirikan di halaman katedral. Di dekatnya, terdapat sebuah kapel kecil yang didedikasikan untuk Tertidurnya Bunda Allah dan sebuah toko gereja yang menawarkan literatur dan ikon keagamaan.
Katedral ini juga menyimpan relik dua orang santo: St. Panteleimon sang Martir Agung dari Biara Athos dan St. Barbara sang Martir Agung dari Kyiv, relik yang dibawa ke katedral selama periode Verny di kota itu.
Di malam hari, katedral tampak menakjubkan, tampak bersinar dari dalam, dan di musim dingin, bangunannya menyerupai bangunan ajaib nan indah di negeri dongeng.
Alamat: Jalan Baytursynov 56/5, Almaty, Kazakstan
Operasi berjam-jam: Senin sampai Minggu, pukul 8 sampai 00.
Jelajahi Taman Panfilov yang bersejarah
Kunjungi Green Bazaar Almaty yang semarak
Temukan pemandangan Pegunungan Ili Alatau yang indah
Naik kereta gantung ke Kok Tobe
Jelajahi ngarai Charyn Canyon
Benamkan diri dalam tradisi nomaden Kazakh