Prasasti Oshakta

Prasasti Oshakta

The Gundukan Besshatyr tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemakaman, tetapi juga sebagai pusat upacara keagamaan. Salah satu ciri yang paling penting secara historis dan budaya di daerah ini adalah keberadaan altar kuno, yang dibuat sebagai formasi batu melingkar yang terletak di sisi timur. Formasi ini diyakini terkait dengan pemujaan matahari yang menjadi pusat budaya Saka.

Terutama megalit besar, atau menhir (dari bahasa Breton pria untuk “batu” dan hai untuk "panjang"), berdiri mencolok di sekitar Royal Mound. Banyak menhir ini memiliki ukiran hewan, simbol matahari, dan sampai akhir, atau lambang klan Kazakh.

Sekitar 30 kilometer di sebelah timur gundukan Besshatyr, di kaki Pegunungan Kalkan Kecil, terdapat monumen kuno lainnya—prasasti Oshaktas. Para ahli berspekulasi bahwa seluruh bentangan dari Pegunungan Dzungar hingga Sungai Ili pernah berfungsi sebagai wilayah spiritual untuk ritual nomaden kuno.

Prasasti batu Oshaktas (yang berarti “perapian batu” dalam bahasa Kazakh) diakui sebagai landmark budaya yang signifikan dalam Taman Nasional Altyn-Emel, dengan sejarah resmi yang menelusuri mereka ke era Genghis Khan pada abad ke-13. Oshaktas terletak di dekat Pegunungan Kalkan Kishi (Kecil), 1.5 kilometer dari pos pemeriksaan Mynbulak dan 10 kilometer dari Menyanyikan DuneTiga pilar batu Oshaktas yang berdiri sendiri di padang rumput luas dalam perjalanan menuju Singing Dune menarik perhatian universal.

Pilar-pilar ini berdiri seperti batu-batu besar yang dipahat kasar, setinggi sekitar 2 meter, tertanam vertikal di tanah. Menurut legenda, pada tahun 1219, selama kampanyenya untuk menaklukkan Asia Tengah, pemimpin besar Mongol Genghis Khan berkemah di sini bersama pasukannya. Untuk memberi makan pasukannya, sebuah kuali besar dikatakan ditempatkan di atas batu-batu tersebut, tempat makanan disiapkan. Versi lain menyatakan bahwa Oshaktas adalah pos sinyal tempat api dinyalakan, mengirimkan sinyal asap jika ada musuh yang mendekat.

Ada pula teori yang kurang dikenal namun masuk akal mengenai asal usul prasasti batu Oshaktas, yang menyatakan bahwa prasasti tersebut berasal dari era Saka (milenium pertama SM) dan digunakan untuk upacara suci. Deretan bangunan serupa di sebelah barat pekuburan Besshatyr mungkin menandai batas barat area suci tempat upacara pagan dilakukan, dengan Oshaktas melambangkan batas timur.

Tata letak Oshaktas tampak lebih sesuai dengan altar pengorbanan Saka daripada perapian yang dimaksudkan untuk menopang panci masak raksasa. Perlu dicatat bahwa pasukan Mongol terkenal karena kecepatan dan gerakannya yang ringan, sehingga kecil kemungkinan mereka akan membawa benda berat dan peralatan memasak.

Bagaimanapun, situs itu sendiri—sebuah cekungan kecil di bumi yang dikelilingi oleh tiga monolit tinggi dan batu-batu penutup tambahan yang tersebar di sekitarnya—menyerupai perapian kuno yang besar. Tujuan sebenarnya dari prasasti-prasasti ini tetap menjadi salah satu misteri sejarah yang belum terpecahkan.

Tur Shymbulak & Medeo: Puncak Tinggi dan Pemandangan Kota

Mulai dari $150
4-5 jam

Kunjungi Bendungan Medeo
Jelajahi Arena Seluncur Medeo
Naiki Kereta Gantung Shymbulak
Kagumi puncak gunung yang tertutup salju
Nikmati pemandangan pegunungan Alpen dari Shymbulak
Kunjungi dek observasi Bukit Kok-Tobe

Rasakan keindahan Pegunungan Tian Shan di Almaty yang menakjubkan dengan tur satu hari ke Shymbulak dan Medeo ini. Nikmati pemandangan panorama, perjalanan kereta gantung yang indah, dan lanskap pegunungan Alpen yang tenang, diakhiri dengan pemandangan kota yang menakjubkan dari Bukit Kok-Tobe.
(Ulasan 2)