
Zhygylgan, keajaiban geologi yang namanya diterjemahkan dari bahasa Kazakh sebagai "bumi yang runtuh," adalah pemandangan yang mengagumkan untuk dilihat. Di sini, lempengan batu besar berukuran sekitar 2 x 4 kilometer dan setebal 50 meter pernah jatuh ke dalam rongga bawah tanah, pecah menjadi ribuan pecahan kolosal. Bencana alam ini terjadi ribuan tahun yang lalu, dan unsur-unsur alam secara bertahap telah melunakkan sisa-sisa pergolakan kuno ini.
Runtuhnya Zhygylgan disebabkan oleh pergeseran tektonik. Para ilmuwan berteori bahwa, di masa lampau, pergeseran horizontal yang kuat memaksa lapisan batu padat di atasnya untuk menggeser batu yang lebih lunak di bawahnya ke arah Laut Kaspia. Karena beratnya sendiri yang sangat besar, lempengan atas runtuh ke bawah, pecah berkeping-keping.
Dulunya merupakan bagian dasar laut Samudra Tethys, bentang alamnya berubah seiring surutnya permukaan air, mengubahnya menjadi daratan dangkal yang dihuni oleh kuda purba dan harimau bertaring tajam. Saat ini, dasar Zhygylgan memperlihatkan jejak fosil makhluk prasejarah ini, yang terawetkan di lempengan yang pecah selama sekitar 10 hingga 15 juta tahun. Untuk melihat jejak fosil ini, pengunjung disarankan untuk turun dari tepi tenggara, sebaiknya mengenakan sepatu trekking yang kokoh.
Terletak hampir di tepi Laut Kaspia, Zhygylgan berjarak sekitar 110 kilometer di utara Aktau. Setengah dari rute tersebut beraspal, sedangkan sisanya berupa jalan tanah. Empat puluh lima kilometer di sebelah barat terdapat kota Fort Shevchenko, dan pada jarak yang sama di sebelah timur terdapat Masjid Shakpak-Ata, yang sering dikunjungi dalam tur satu hari dari Aktau.
Jelajahi bola batu Torysh Valley
Kunjungi pemandangan panorama Gunung Sherkala
Mendaki melalui lanskap ngarai yang unik
Temukan formasi batuan kuno
Rasakan ketenangan alam
Abadikan pemandangan panorama yang menakjubkan