
| Tanggal | Liburan | Tanggal | Liburan |
|---|---|---|---|
| 1-2 Jan | Tahun Baru | Mei 9 | Hari Kemenangan |
| Jan 7 | Natal Ortodoks | Juli 6 | Hari Ibu Kota |
| Maret 8 | Hari Perempuan Internasional | Tanggal Bervariasi | Idul Adha |
| Maret 21 - 23 | Nauryz | Agustus 30 | hari Konstitusi |
| Mei 1 | Hari Persatuan | Oktober 25 | hari Republik |
| Mei 7 | Hari Pembela Tanah Air | Desember 16-17 | Hari Kemerdekaan |
Kazakhstan mulai merayakan Tahun Baru sejalan dengan tradisi Eropa selama pengaruh Kekaisaran Rusia pada pertengahan abad ke-19, dan hingga kini, perayaan ini tetap menjadi salah satu hari libur yang paling dihargai di negara tersebut.
Di Kazakhstan, tokoh utama perayaan Tahun Baru adalah Ayaz Ata (Sinterklas) dan cucunya Qar Qiz (Gadis Salju). Bersama-sama, mereka memberikan hadiah dan menyebarkan kegembiraan di rumah, sekolah, dan tempat umum di seluruh negeri. Bahkan saat anak-anak tumbuh menjadi dewasa, keajaiban perayaan Tahun Baru ini—yang dirancang dengan cermat oleh orang tua dan kerabat mereka—meninggalkan jejak yang tak terhapuskan, menginspirasi mereka untuk menciptakan kembali suasana perayaan yang sama untuk generasi mendatang.
Tepat tengah malam pada tanggal 31 Desember, orang-orang menyambut Tahun Baru dengan ucapan selamat yang meriah, pertunjukan kembang api yang memukau, bersulang dengan sepenuh hati, dan pesta mewah yang disantap bersama keluarga dan teman. Meskipun secara tradisional merupakan perayaan yang berorientasi pada keluarga, banyak penduduk di kota-kota besar Kazakhstan kini memilih untuk merayakan Tahun Baru di acara-acara perayaan yang diselenggarakan oleh restoran dan bar. Baca lebih banyak…
Umat Kristen Ortodoks di Kazakhstan, bersama dengan umat Kristen lainnya di seluruh dunia, merayakan Natal pada tanggal 7 Januari. Hari raya ini ditandai dengan berdentangnya lonceng gereja dan pembacaan liturgi khusus di gereja-gereja Ortodoks di seluruh negeri. Ibadah utama diadakan di Katedral Assumption di ibu kota, Astana, gereja Ortodoks terbesar di Asia Tengah, yang mampu menampung hingga empat ribu jamaah.
Setelah kebaktian, merupakan kebiasaan bagi umat beriman untuk mengunjungi teman dan keluarga, bertukar hadiah, permen, dan hadiah Natal khusus untuk anak-anak. Pada tahun 2005, Natal Ortodoks dinyatakan sebagai hari libur resmi di Kazakhstan, dan kini, perayaan tersebut dirayakan oleh banyak orang, tanpa memandang latar belakang agama atau etnis.
Hari Perempuan Internasional, yang dirayakan secara luas di Kazakhstan dan di seluruh dunia, memiliki sejarah panjang. Hari ini dimulai pada tahun 1908, ketika lebih dari lima belas ribu perempuan berbaris di jalan-jalan New York, menuntut hak yang sama, jam kerja yang lebih pendek, gaji yang lebih baik, dan diakhirinya pekerja anak. Dua tahun kemudian, pada sebuah konferensi di Kopenhagen, Clara Zetkin mengusulkan hari internasional bagi perempuan untuk bersatu dalam memperjuangkan hak-hak mereka melalui aksi unjuk rasa dan demonstrasi.
Di Kazakhstan, tanggal 8 Maret ditetapkan sebagai hari libur umum pada tahun 1966. Menjelang perayaan tersebut, presiden memberikan penghargaan kepada ibu-ibu dengan banyak anak dan wanita terhormat lainnya dengan penghargaan negara. Pada hari ini, para pria mengungkapkan rasa terima kasih mereka dengan memberikan bunga dan hadiah kepada para wanita dalam hidup mereka. Sekolah, bisnis, dan tempat umum juga menyelenggarakan acara untuk menghargai kontribusi wanita terhadap masyarakat. Baca lebih banyak…
Idul Adha, salah satu hari raya Islam terpenting di Kazakhstan, menandai puncak ibadah haji. Dirayakan pada hari ke-10 bulan terakhir kalender lunar Islam, hari raya ini merupakan waktu untuk berkumpul bersama keluarga, beramal, dan merenung. Tradisi utamanya adalah pengorbanan hewan, seperti sapi, domba jantan, atau unta, yang dagingnya dibagikan kepada orang miskin. Kegiatan amal dan ibadah shalat (ait-namaz) merupakan kegiatan utama hari raya ini, dan perayaannya sering kali meluas hingga ke luar komunitas Muslim dan mencakup orang-orang dari berbagai agama di seluruh Kazakhstan.
Hari Konstitusi memperingati pengesahan Konstitusi Kazakhstan, yang diadopsi melalui referendum nasional pada tanggal 30 Agustus 1995. Hari ini merayakan nilai-nilai fundamental negara tersebut, termasuk demokrasi, sekularisme, dan perlindungan hak-hak individu. Di ibu kota, banyak acara diadakan, mulai dari konser yang menampilkan bintang-bintang pop Kazakhstan dan internasional hingga festival olahraga tempat warga dapat berpartisipasi dalam permainan seperti tarik tambang, streetball, dan kegiatan nomaden tradisional. Hari itu ditutup dengan pertunjukan kembang api yang spektakuler.
Hari Republik awalnya dirayakan hingga tahun 2009, saat hari itu dihapus dari kalender resmi, tetapi diberlakukan kembali pada tahun 2022 atas usulan Presiden Kassym-Zhomart Tokayev. Sekarang dirayakan pada tanggal 25 Oktober, hari itu diperingati dengan konser, konferensi ilmiah, kompetisi budaya, dan acara patriotik di seluruh Kazakhstan, yang mengakui pentingnya sejarah dan kemajuan bangsa.
Hari Kemerdekaan pada tanggal 16 Desember merupakan salah satu hari libur nasional terpenting di Kazakhstan, yang merayakan deklarasi kemerdekaan negara tersebut dari Uni Soviet pada tahun 1991. Perayaan tersebut berlangsung selama dua hari dan meliputi berbagai acara berskala besar seperti upacara penghargaan bagi tokoh budaya dan politik, konser, dan parade. Perayaan tersebut mencapai puncaknya dengan pertunjukan kembang api yang memukau, saat warga Kazakhstan di seluruh negeri mengenang perjalanan kemerdekaan mereka.