
Hari Perempuan Internasional di Kazakhstan, seperti di banyak negara pasca-Soviet, adalah hari libur nasional yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 8 Maret.
Awalnya, hari ini berakar pada perjuangan untuk hak-hak dan kesetaraan perempuan, sebuah gerakan yang dimulai di Barat tetapi sekarang menemukan gaungnya yang paling kuat di negara-negara di seluruh Eropa dan Asia, khususnya yang merupakan bagian dari Uni Soviet. Sementara negara-negara Barat menandainya sebagai Hari Internasional untuk Hak-Hak Perempuan dan Perdamaian Internasional sesuai dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa, makna hari libur di wilayah pasca-Soviet jauh lebih mendalam dan dirayakan secara luas.
Asal usul Hari Perempuan Internasional dapat ditelusuri kembali ke akhir abad ke-19, ketika perempuan di Barat mulai berkampanye untuk hak yang sama dan kebebasan yang lebih besar. Salah satu momen penting terjadi pada tanggal 8 Maret 1908, ketika lebih dari 15,000 perempuan berbaris di jalan-jalan New York, menuntut kondisi kerja yang lebih baik, upah yang sama, dan diakhirinya pekerja anak. Elemen utama dari protes tersebut juga mengadvokasi hak pilih perempuan. Dua tahun kemudian, pada sebuah konferensi internasional di Kopenhagen, Clara Zetkin mengusulkan penetapan hari khusus bagi perempuan untuk bersatu dan menarik perhatian pada perjuangan mereka melalui rapat umum dan demonstrasi.
Perayaan resmi pertama Hari Perempuan Internasional berlangsung pada tanggal 19 Maret 1911 di Jerman, Austria, Denmark, dan Swiss. Sepanjang tahun 1910-an, hari libur tersebut diperingati di berbagai negara pada tanggal yang berbeda di bulan Maret, tetapi seiring berjalannya waktu, perayaan tersebut kehilangan momentum di banyak bagian dunia. Akan tetapi, di Uni Soviet, perayaan tersebut tetap penting, dan pada tahun 1966, perayaan tersebut secara resmi diakui sebagai hari libur nasional, lengkap dengan hari libur kerja.
Di Kazakhstan saat ini, Hari Perempuan Internasional dirayakan seperti di negara-negara pasca-Soviet lainnya. Hari tersebut telah menanggalkan nuansa politik aslinya dan kini utamanya menjadi perayaan atas kecantikan, kebaikan, dan kontribusi perempuan terhadap masyarakat. Acara-acara khusus diselenggarakan untuk menghormati prestasi perempuan, dan pemerintah memberikan penghargaan negara kepada ibu-ibu dengan keluarga besar dan perempuan-perempuan yang sukses di tempat kerja. Di seluruh negeri, perempuan disuguhi berbagai gerakan, hadiah, dan perayaan yang penuh perhatian di rumah, sekolah, dan di tempat kerja, sementara pertunjukan dan pertemuan semakin meningkatkan suasana perayaan.
Kunjungi Kosmodrom Baikonur
Jelajahi landasan peluncuran bersejarah
Kunjungi Museum Luar Angkasa
Lihat artefak luar angkasa yang ikonik
Saksikan fasilitas perakitan roket
Kunjungi Gagarin Start Pad