Menara Khyzr

Menara Khyzr

Salah satu dari sedikit bangunan kuno yang tersisa di Sayram adalah Menara Khyzr. Kronik menceritakan bahwa menara ini dulunya merupakan bagian dari Masjid Khydyr Paygambar, sebuah kompleks sederhana namun penting secara historis dan budaya. Selama berabad-abad, kekuatan alam dan waktu telah menghapus sebagian besar masjid; pada tahun 1920-an, hanya ruang bawah tanah dan menara yang sebagian runtuh yang bertahan. Selama era Soviet, bahkan ruang bawah tanah pun menghilang. Namun, setelah Kazakhstan merdeka, fondasi Masjid Khydyr Paygambar ditemukan melalui upaya arkeologi.

Masjid ini dinamai menurut nama Nabi Khizr (juga dikenal sebagai Khidr atau Kydyr), yang disebutkan dalam surah ke-18 Al-Quran sebagai sahabat Nabi Musa. Beberapa legenda bahkan menggambarkan Khizr sebagai rekan Alexander Agung. Dalam tradisi Persia, Khizr dihormati sebagai pelindung para pelaut, sementara dalam budaya Turki, ia dikaitkan dengan musim semi dan pembaruan. Di kalangan umat Islam, diyakini bahwa Khizr dapat muncul dalam kedok seorang pengemis atau pengemis, yang mendorong tradisi menawarkan keramahtamahan kepada semua orang, terlepas dari penampilan atau status sosial. Dalam budaya Kazakh, pepatah “Қырықтың бірі – Қыдыр” (diterjemahkan sebagai “Satu dari empat puluh akan menjadi Kydyr”) mencerminkan kepercayaan ini.

Selama bertahun-tahun, Menara Khyzr telah bertahan terhadap berbagai cuaca dan kini berfungsi sebagai tempat ziarah. Awalnya berdiri setinggi 10.5 meter, menara tersebut kini telah lapuk hingga sekitar lima meter. Etnografer Alexander Geyns, dalam jurnal perjalanannya tahun 1866 Perjalanan ke Turkistan, menggambarkan Masjid Khyzr, yang pernah dikunjunginya dalam keadaan utuh. Catatan Geyns mencakup legenda Khizr yang pergi ke tempat ini untuk merenungkan kebesaran Allah, di mana ia tinggal dalam pengasingan selama enam puluh tahun, dan kemudian diangkat ke surga hidup-hidup setelah bertahun-tahun hidup. Tradisi mengatakan bahwa setiap hari Jumat saat senja, Khizr mengunjungi tempat pemakaman orang tuanya—ibunya Bibi Giyas Ana dan ayahnya Silyk Khodja—untuk mengenang mereka.

Menara masjid yang dibangun pada abad ke-19 ini dulunya menjulang hingga hampir 11 meter, namun kini sedikit lebih pendek. Foto-foto dari tahun 1960-an memperlihatkan kubah yang rusak, yang kini telah dipugar. Batu bata asli tetap terpelihara hingga ketinggian lima meter. Di dalamnya, terdapat tangga spiral yang memungkinkan muazin naik untuk mengumandangkan adzan. Bagian atas menara dihiasi dengan batu bata berpola, dengan jendela terbuka yang mengelilingi puncaknya, sehingga memberikan kesan elegan pada peninggalan yang berharga ini.

Saat ini, Menara Khyzr terletak di lingkungan Sayram dekat Sekolah No. 107, dan terus menarik para peziarah dan pencinta sejarah.

Turis di Baikonur

Temukan Baikonur: Tur Eksplorasi Sejarah Luar Angkasa

Mulai dari $750
5 Hari / 4 Malam

Kunjungi Kosmodrom Baikonur
Jelajahi landasan peluncuran bersejarah
Kunjungi Museum Luar Angkasa
Lihat artefak luar angkasa yang ikonik
Saksikan fasilitas perakitan roket
Kunjungi Gagarin Start Pad

Ikuti perjalanan tak terlupakan ke Baikonur, pelabuhan antariksa pertama di dunia. Jelajahi lokasi peluncuran bersejarah, lihat artefak antariksa ikonik, dan pelajari tentang peran penting Kazakhstan dalam eksplorasi antariksa. Wajib dikunjungi bagi penggemar antariksa dan pecinta sejarah!