Oak Park

Taman Oak

Taman Oak, Bishkek

Bishkek adalah kota yang sangat "hijau", terkenal dengan taman-taman yang indah, dan mengunjungi setidaknya satu di antaranya adalah suatu keharusan selama Anda tinggal di sana. Misalnya, tidak jauh dari Museum Sejarah Nasional terdapat Oak Park yang menawan.

Oak Park, salah satu taman tertua di Bishkek, memiliki pameran patung terbuka serta beberapa monumen dan bangunan penting. Meskipun secara resmi berganti nama untuk menghormati Chingiz Aitmatov pada tahun 2010, penduduk setempat masih menyebutnya sebagai Oak Park. Landmark Bishkek ini memikat penduduk dan pengunjung dengan keindahan dan nuansa misteriusnya. Pondasi taman ini dibangun pada tahun 1890 saat pohon ek pertama ditanam.

Banyak pohon ek ini setua kota itu sendiri. Pohon-pohon pertama ditanam oleh ahli botani Rusia Alexei Fetisov pada tahun 1890, dan selama beberapa dekade, pohon-pohon ini telah tumbuh hingga ukuran yang mengesankan. Di musim panas, pohon-pohon ini memberikan keteduhan yang cukup dari terik matahari, sementara di musim gugur, pohon-pohon ini memenuhi udara dengan suara gemerisik daun-daun yang berguguran. Di salah satu sudut taman terdapat Monumen Pengawal Merah, yang mengenang mereka yang gugur dalam penindasan pemberontakan tahun 1918. Taman ini juga merupakan rumah bagi Teater Drama Rusia dan Gereja St. Nicholas, yang dulunya merupakan museum seni asli kota ini.

Oak Park terbagi menjadi dua bagian: satu dirancang sebagai taman untuk jalan-jalan santai di bawah pohon ek yang menjulang tinggi, dan yang lainnya didedikasikan untuk budaya, tempat Anda akan menemukan monumen, patung, dan bangunan bersejarah. Taman ini kaya akan atraksi, termasuk air mancur "Twelve Cups", obelisk granit setinggi 11 meter di makam tentara Tentara Merah yang tewas selama penindasan pemberontakan Belovodsk tahun 1919, Api Abadi untuk mengenang mereka yang tewas dalam Perang Dunia II, Jalan Negarawan Kirgistan, dan, tentu saja, Museum Patung Terbuka.

Patung pertama dipasang di taman tersebut pada tahun 1984, sebagian besar dibuat dari logam, beton, dan kayu, dan dibawa oleh peserta Simposium Pemahat Seluruh Serikat yang diadakan di Frunze (sekarang Bishkek). Saat simposium berakhir, patung-patung tersebut tetap ada, dan lebih banyak lagi yang ditambahkan dari waktu ke waktu. Lima tahun kemudian, Museum Patung Terbuka dibuka secara resmi, dan secara berkala diperbarui dengan karya-karya baru. Penambahan terbaru adalah monumen untuk Kurmanjan Datka, seorang negarawan dan pemimpin militer terkemuka Kirgistan, yang diresmikan pada tahun 2004.

Kurmanjan Datka (1811–1907), yang sering disebut sebagai "Ratu Alai", adalah tokoh yang tangguh dalam sejarah Kirgistan. Ia adalah penguasa sekaligus komandan militer Alai Kirgistan dan menyandang gelar "Datka" (Jenderal) di Kekhanan Kokand. Pada tahun 1876, ia juga telah mencapai pangkat kolonel di Angkatan Darat Kekaisaran Rusia. Monumennya kini berdiri dengan gagah di Oak Park, untuk menghormati warisannya.

Saat ini, taman ini memiliki sekitar 90 patung sebagai bagian dari museum terbuka. Karena taman ini berada di luar ruangan, tampilan patung-patung ini berubah-ubah tergantung pada waktu, musim, dan cuaca, sehingga memberikan pengalaman unik bagi pengunjung setiap kali berkunjung.

5. Pemasangan Yurta

Kelas Master Menara Burana dan Yurt

Mulai dari $195
1 Hari

Kunjungi Menara Burana kuno
Jelajahi situs bersejarah Balasagun
Nikmati makan siang tradisional Kirgistan
Pelajari teknik konstruksi yurt
Berpartisipasi dalam perakitan yurt
Temukan wawasan budaya nomaden

Jelajahi warisan budaya Kirgistan yang kaya dalam Tur Kelas Master Menara Burana dan Yurt kami. Temukan Menara Burana kuno, nikmati makan siang tradisional Kirgistan, dan berpartisipasilah dalam instalasi yurt, benamkan diri Anda dalam budaya dan sejarah yang semarak di wilayah tersebut.