
Bangsa Kirgistan telah menggunakan kain felt untuk membuat karpet dan berbagai barang lainnya sejak zaman dahulu. Perkembangan dan penyempurnaan seni karpet Kirgistan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kondisi kehidupan, iklim, lingkungan alam, dan dinamika sosial.
Di antara berbagai jenis karpet Kirgistan, shyrdak tetap menjadi yang paling populer dan bertahan lama. Karpet ini ditenun menggunakan teknik mosaik, yang dikenal karena kerumitannya dan daya tahannya yang luar biasa. Sebuah shyrdak dapat bertahan hingga 100 tahun atau bahkan lebih lama.
Membuat shyrdak merupakan proses yang padat karya. Biasanya dibutuhkan waktu antara 2 hingga 6 bulan bagi seorang perajin terampil untuk menyelesaikan satu karpet jika mereka hanya fokus pada proyek tersebut. Namun, perempuan Kirgistan sering bekerja dalam kelompok, yang biasanya terdiri dari anggota keluarga.
Shyrdak merupakan barang berharga dalam kehidupan rumah tangga Kirgistan, dan memiliki nilai penting sebagai bagian dari mahar seorang gadis. Proses penenunan melibatkan dua lapisan kain felt: lapisan atas terbuat dari kain felt tipis dengan desain berwarna dan lapisan bawah dibuat dari kain felt tebal berwarna cokelat atau hitam. Potongan kain felt yang diwarnai dilipat dan dijahit menjadi satu. Desainnya digariskan dengan kapur dan dipotong dengan pisau tajam, sehingga menciptakan gaya unik di mana latar belakang dan polanya hampir sama luasnya.
Aspek penting dari tenun shyrdak adalah teknik jahitan yang dikenal sebagai “shyryk” (yang menjadi asal muasal nama “shyrdak”). Jahitan ini meningkatkan ketahanan karpet dan menciptakan desain berpola di dalam kain felt. Shyrdak biasanya berukuran antara 1.5 hingga 3 meter, sehingga praktis untuk berbagai keperluan.
Desain shyrdak tradisional sering kali menampilkan motif seperti binatang, tanduk rusa, dan prasasti simbolis, yang menyampaikan pesan kepada pemiliknya. Saat ini, shyrdak terutama diproduksi di wilayah Naryn dan Issyk-Kul dan diberikan sebagai bagian dari mahar pengantin wanita.
Karena kelangkaannya dan signifikansi budayanya, pemerintah Kirgistan telah menominasikan shyrdak untuk dimasukkan dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Permohonan tersebut dijadwalkan untuk dipertimbangkan pada tahun 2013.
Tur kota Bishkek dengan pemandu
Mendaki di Ala Archa
Mendaki Menara Burana yang bersejarah
Petualangan menunggang kuda di pegunungan
Bersantai di Danau Issyk-Kul
Menjelajahi ngarai dan jurang