Festival Karpet Felt 

Festival karpet felt

Kain felt, bahan padat yang terbuat dari wol domba, telah memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kirgistan selama berabad-abad. Seni pembuatan kain felt, beserta keterampilan rumit dalam menghiasnya dengan pola tradisional, telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kain felt terutama digunakan untuk menutupi yurt, tempat tinggal nomaden tradisional, dan juga dibuat menjadi karpet, tas, dan mainan.

Seni membuat kain felt tersebar luas di seluruh Kirgistan, dengan masing-masing daerah memamerkan teknik dan gaya artistiknya yang unik. Saat ini, ada minat yang semakin meningkat untuk melestarikan dan mempromosikan kerajinan tradisional ini, khususnya melalui acara pariwisata seperti Festival Kain Felt.

Dikenal sebagai “Kiyiz Duyno” di Kirgistan, festival ini menampilkan kegiatan kolaboratif membangun yurt, kelas master dalam produksi kain felt, dan lokakarya tentang pembuatan desain rumit pada kain felt. Selain itu, festival ini menawarkan pameran dan penjualan produk kain felt, beserta pertunjukan adat tradisional Kirgistan, permainan, dan konser rakyat. Festival Kain Felt merupakan kesempatan fantastis bagi pengunjung untuk menyelami budaya dan etnografi negara pegunungan ini.

Membuat karpet felt tradisional yang dikenal sebagai malu malu, adalah proses yang memakan waktu hingga enam bulan. Semuanya dimulai dengan mencukur bulu domba, setelah itu wol dibersihkan dan dijemur di bawah sinar matahari. Sinar matahari tidak hanya mengeringkan wol tetapi juga membunuh bakteri, sehingga karpet tetap awet. Setelah kering, wol dipukul dengan tongkat logam untuk mendapatkan tekstur yang rata dan menghilangkan kotoran yang tersisa.

Seluruh keluarga, dari muda hingga tua, ikut serta dalam tahap selanjutnya dari proses ini: wol digulung menjadi tikar, yang kemudian diinjak-injak berulang kali untuk memadatkan serat. Akhirnya, kain felt siap. Untuk karpet dua warna, diperlukan dua lembar kain felt, dan untuk desain tiga warna, tiga lembar digunakan. Potongan-potongan berwarna dijahit bersama untuk menciptakan pola yang indah. Kerajinan ini, yang telah dipraktikkan selama lebih dari seribu tahun, tidak hanya menghiasi rumah-rumah pengembara Kirgistan tetapi juga memberikan isolasi terhadap cuaca buruk.

festival

Ngarai Chon Kemin

Bishkek, Tradisi Pengembara & Issyk-Kul

Mulai dari $1,100
7 Hari / 6 Malam

Tur kota Bishkek dengan pemandu
Mendaki di Ala Archa
Mendaki Menara Burana yang bersejarah
Petualangan menunggang kuda di pegunungan
Bersantai di Danau Issyk-Kul
Menjelajahi ngarai dan jurang

Jelajahi Kyrgyzstan dalam perjalanan tujuh hari dari Bishkek ke Issyk-Kul, yang menggabungkan keindahan kota, ngarai pegunungan Alpen, warisan Jalur Sutra, menunggang kuda, tradisi nomaden, dan danau pegunungan yang jernih, dengan hotel dan wisma yang nyaman, serta pengalaman tak terlupakan bersama alam dan budaya lokal.