
Budaya nomaden memiliki klasifikasi tersendiri. Pengembara stepa, seperti suku Kazakh, merupakan contoh klasik karena mereka bergerak secara horizontal: dari barat ke timur dan timur ke barat. Lalu ada pengembara stasioner, seperti suku Turkmen, yang tidak pernah jauh dari sumur mereka karena mereka memelihara ternak di atas pasir, dan selalu membutuhkan air. Namun, suku Kirgistan adalah pengembara vertikal, yang bermigrasi dari dataran ke pegunungan.
Memang, kehidupan seorang penggembala Kirgistan terbentang antara "ail" (desa di lembah) dan "jailoo" (padang rumput di pegunungan tinggi). Di ail terletak rumah permanennya, sementara ia membawa yurt bersamanya ke jailoo. Kirgistan mungkin merupakan negara yang paling "berpusat pada yurt" setelah Mongolia. Saat ini, sulit untuk mengatakan apakah orang Kirgistan lebih seperti orang dataran atau dataran tinggi, karena mereka hanya mengadaptasi gaya hidup padang rumput ke pegunungan.
Istilah "jailoo" diterjemahkan dari bahasa Kirgistan sebagai "padang rumput dataran tinggi." Pada akhir tahun 1990-an, seorang operator tur lokal melakukan eksperimen dengan mengundang wisatawan Barat untuk merasakan kehidupan bersama para penggembala Kirgistan. Para petualang pertama datang dari Swiss, Jerman, Inggris, dan Rusia. Mendaki gunung, mengamati bintang, dan membenamkan diri dalam budaya lokal berhasil memikat hati mereka, membuktikan bahwa eksperimen tersebut sangat sukses. Sementara banyak wisatawan berbondong-bondong ke resor bintang lima yang menyediakan fasilitas lengkap, wisatawan jailoo justru menyukai pengalaman "lengkap".
Sebagai tamu penggembala, Anda akan belajar cara mendirikan yurt, menyeduh teh di samovar dengan juniper, dan menunggang kuda. Di lingkungan seperti itu, mudah untuk melupakan tahun berapa sekarang—seolah-olah Anda telah melakukan perjalanan kembali ke masa lalu tanpa memerlukan mesin waktu. Wisata Jailoo adalah kesempatan untuk tinggal di yurt jauh di pegunungan Pamir dan Tien Shan, memulai pendakian yang menakjubkan atau menunggang kuda melintasi lanskap pegunungan yang luas, menghirup udara paling murni, dan menatap langit malam yang diselimuti bintang-bintang yang tak terhitung jumlahnya (bawa teleskop!). Anda akan menikmati hidangan nomaden tradisional yang organik: roti pipih yang baru dipanggang, hidangan domba yang lezat, dan susu kuda betina yang difermentasi yang dikenal sebagai "kumis." Ini adalah perubahan kesadaran yang lengkap, kesempatan untuk berhubungan kembali dengan masa ketika manusia sangat selaras dengan alam dan tempat mereka di dalamnya.
Tidak ada pekerjaan kantor, tidak ada bos—hanya Anda, alam, padang rumput di dataran tinggi, dan para perantau yang cara hidupnya tidak hanya akan Anda saksikan tetapi juga alami secara langsung. Rumah Anda akan menjadi yurt, dan alih-alih sarapan dan makan siang seperti biasanya, Anda akan menikmati kumis, roti yang baru dipanggang, dan daging domba yang lembut dan lezat—persis jenis makanan yang disukai penduduk setempat. Meskipun diet ini tidak sepenuhnya menarik bagi Anda, langit yang menakjubkan dan penuh bintang di pegunungan pasti akan menarik bagi Anda. Jika Anda tahu cara berkuda, Anda dapat menghabiskan hari-hari menjelajahi medan yang terjal dengan menunggang kuda.
Menjadi tamu di daerah pegunungan Kirgistan tidaklah sulit. Anda dapat menemukan sendiri para pengembara di lereng Tien Shan atau menghubungi agen tur setempat. Yurt dapat ditemukan di padang rumput seperti Ngarai Semenov, di Danau Son-Kul, atau di Kilemche. Rute yang lebih panjang dimulai dari Bishkek melalui desa Kochkor hingga air terjun Sarala-Saz. Waktu terbaik untuk memulai perjalanan ini adalah di musim panas saat matahari menghangatkan daratan dan padang rumput sedang berbunga penuh.
Rumah Yurt berdiri sebagai simbol utama dalam budaya nomaden Kirgistan dan dalam tradisi yang lebih luas dari semua nomaden Asia Tengah. Meskipun mudah dirakit dan dibongkar, struktur rangka kisi-kisinya menahan angin kencang yang bertiup melintasi padang rumput. Kayu yang digunakan untuk rangka luarnya tidak ditemukan di dataran tanpa pepohonan dan harus diperoleh melalui perdagangan dari lembah-lembah di bawahnya. Kain felt yang terbuat dari bulu dan kulit binatang menawarkan perlindungan yang sangat baik terhadap musim dingin yang keras dan dingin di padang rumput, menjadikannya tempat tinggal yang sempurna untuk cara hidup ini.
Pendakian indah ke air terjun Ak-Sai
Jelajahi padang rumput Alpen yang subur
Nikmati pemandangan pegunungan yang menakjubkan
Temukan berbagai flora dan fauna
Bersantai di tepi sungai yang mengalir
Piknik di tengah keindahan alam