Benteng Geok-Tepe

Eurasia.Perjalanan > Turkmenistan > Ashgabat > Benteng Geok-Tepe

Benteng Geok-Tepe

Pengepungan Benteng Geok-Tepe
Pengepungan Benteng Geok-Tepe

Meskipun pembangunannya relatif baru, yakni pada tahun 1869, Benteng Geok-Tepe memiliki makna sejarah yang sangat penting dalam konteks masa lalu Turkmenistan. Benteng ini berdiri sebagai benteng terakhir dalam jalur ekspansi Kekaisaran Rusia ke Asia Tengah.

Dibangun oleh pasukan Rusia di sepanjang Laut Kaspia, benteng ini berfungsi sebagai pangkalan strategis untuk kampanye militer mereka yang bergerak maju ke Asia Tengah. Meskipun ada perlawanan keras dari Tekin, penduduk setempat, benteng ini jatuh ke tangan pasukan Rusia pada bulan Agustus 1879 setelah pemboman artileri yang berkepanjangan. Akan tetapi, kendali mereka tidak bertahan lama karena bangsa Turkmen berhasil memukul mundur mereka kembali ke pesisir Laut Kaspia.

Tepe Geok
Upaya Rusia untuk merebut Geok-Tepe terus berlanjut, tetapi penaklukan terakhir mereka baru tercapai pada bulan Desember 1880. Pada kesempatan ini, mereka kembali dengan strategi baru, menggali terowongan bawah tanah di bawah benteng, meledakkan bahan peledak di gerbang, dan akhirnya merebut Geok-Tepe. Pada tanggal 18 Januari 1881, pasukan Rusia telah maju ke Ashgabat dan mendirikan wilayah Kaspia Timur, yang meliputi kota-kota seperti Mangyshlak, Kyzyissy, Ashgabat, Tedzhen, dan Merv.

Benteng Geok-Tepe kini menjadi bangunan bersejarah dan bersejarah yang penting. Keberadaannya yang megah di dekat Laut Kaspia menjadi bukti abadi pertempuran penting yang mengubah sejarah wilayah tersebut.

Istana Sultan Kala

Turkmenistan dalam 10 hari

Mulai dari $2,600
10 Hari / 9 Malam

Temukan arsitektur marmer Ashgabat
Perkemahan di kawah gas Darvaza
Kunjungi pemakaman suku Nohur
Jelajahi situs bersejarah di Kunya-Urgench
Jelajahi pusat perdagangan kuno Merv

Jelajahi kekayaan sejarah dan keindahan alam Turkmenistan dalam tur 10 hari ini. Dari keajaiban modern Ashgabat hingga reruntuhan kuno Merv dan kawah gas Darvaza yang menakjubkan, rasakan beragam lanskap dan warisan budaya negara ini.
(Ulasan 3)