Makam Turabek Khanum

Eurasia.Perjalanan > Turkmenistan > Kunya-Urgench > Makam Turabek Khanum

Makam Turabek Khanum

Makam Turabek Khanum
Makam Turabek Khanum

Makam Turabek-Khanum dirayakan sebagai mahakarya arsitektur dan seni mosaik. Struktur yang luar biasa ini sangat mencolok karena ruangan heksagonalnya yang tinggi dan bercahaya, yang membentang sekitar 100 meter persegi. Dinding ruang megah ini dihiasi dengan mosaik warna-warni. Di atas ruangan, mangkuk bulat terbalik yang tampak tanpa bobot melayang di udara, dihiasi dengan panel mosaik dengan pengerjaan yang rumit. Panel ini menampilkan pola geometris bintang dan polihedron yang rumit yang dijalin dengan desain bunga.

Pengunjung dapat turun dari ruang megah ini ke ruang bawah tanah di bawahnya, tempat sisa-sisa beberapa anggota dinasti yang berkuasa beristirahat. Mausoleum ini dulunya dimahkotai oleh kubah besar, yang oleh banyak cendekiawan dianggap sebagai kubah paling sempurna di seluruh Turan. Bagian dalam kubah ditutupi dengan panel mosaik yang dibuat dengan sangat indah yang dihiasi dengan motif bintang dan bunga, menjadikannya karya seni oriental yang unik yang tidak ada bandingannya dalam arsitektur abad pertengahan. Awalnya, atap kerucut berlapis kaca biru dengan dua belas bukaan pernah menjulang di atas bangunan tersebut, tetapi sayangnya, keajaiban arsitektur ini telah rusak parah dan tidak ada lagi.

Atap bangunan ditutupi dengan genteng, fitur langka untuk bangunan pada masa itu. Desain interior mausoleum didasarkan pada prisma heksagonal, dengan relung melengkung yang dalam di sisi-sisinya, masing-masing berisi jendela. Relung-relung ini juga dicerminkan di bagian luar. Sisi selatan mausoleum ditandai dengan portal besar.

Turabek-Khanum, putri yang atas jasanya makam ini dibangun, adalah putri kesayangan Uzbek Khan, penguasa Golden Horde. Ia menjadi istri Kutlug-Timur saat ia menjabat sebagai gubernur Khwarezm. Turabek-Khanum dikenal karena kecantikan dan kebaikan hatinya, dan meskipun ia meninggal muda, orang-orang Khwarezm menghormatinya sebagai orang suci, sentimen yang tercermin dalam desain makamnya.

Menurut legenda, Turabek-Khanum berjanji akan menikahi sang ahli bangunan, Gulgardan, yang jatuh cinta padanya, jika ia dapat membangun bangunan terindah di dunia. Orang-orang terkagum-kagum dengan ketepatan garis-garis, kekayaan dekorasi interior, dan keindahan pola warna-warni dalam kreasi Gulgardan, yang akhirnya menjadi tempat pemakaman bagi sang putri dan bangsawan lainnya. Namun, hati Turabek-Khanum telah jatuh kepada orang lain, dan ia menikahi Kutlug-Timur. Dilanda keputusasaan, arsitek yang patah hati itu menjatuhkan diri dari atas mausoleum.

Fakta bahwa makam tersebut dibangun pada era kecemerlangan arsitektur di bawah pemerintahan Kutlug-Timur didukung oleh catatan sejarah penjelajah terkenal Ibnu Batutah, yang menggambarkan Urgench dan secara khusus menyebutkan bangunan yang didedikasikan untuk Turabek-Khanum dan Nadzhim al-Din Kubra. Kedua bangunan ini memikat hati penjelajah, yang mencatatnya di samping masjid agung dan madrasah dalam tulisannya.

Berdasarkan catatan Ibnu Batutah, pembangunan mausoleum tersebut diperkirakan dilakukan pada tahun 1330-an, selama abad ke-14.

Menara Gutleg Timur

Tur Kunya-Urgench

Mulai dari $130
6 jam

Perjalanan melalui reruntuhan Kunya-Urgench
Kagumi arsitektur Islam abad pertengahan
Kunjungi Mausoleum Turabek-Khanum
Temukan Menara Kutlug-Timur
Belajar di Museum Sejarah Khorezm

Jelajahi kota kuno Kunya-Urgench, yang dulunya merupakan pusat perdagangan dan budaya yang berkembang pesat. Kunjungi monumen-monumen Islam yang dilestarikan, makam-makam besar, dan situs-situs bersejarah yang menceritakan kisah peradaban yang dulunya hebat yang kini telah membeku dalam waktu.
(Ulasan 5)