Gyaur Kala di Merv

Eurasia.Perjalanan > Turkmenistan > Maria > Gyaur Kala di Merv

Gyaur Kala, Merv

Gyaur Kala, Merv

Gyaur-Kala, yang berarti “Benteng Kafir,” adalah benteng kuno yang luar biasa yang terletak di Oasis Merv di Turkmenistan (jangan disamakan dengan benteng dengan nama yang sama di Uzbekistan). Reruntuhan yang indah ini diselimuti legenda dan terus memikat wisatawan dan cendekiawan. Pemukiman berbenteng ini, yang berasal dari abad ke-4 hingga ke-3 SM, merupakan rumah bagi para pembuat tembikar, penggiling, pedagang tepung, dan pandai besi.

Gyaur-Kala bertahan lebih lama dari banyak benteng lain di wilayah tersebut karena lokasinya yang strategis di persimpangan rute perdagangan. Rute utara Jalur Sutra Besar melewati daerah tersebut, dan kafilah-kafilah kaya melintasi pemukiman tersebut sepanjang tahun. Para arkeolog telah menemukan patung Buddha, lempengan tanah liat, dan stupa, yang menunjukkan bahwa penduduk pemukiman tersebut mempraktikkan agama Buddha.

Di balik tembok benteng itu pernah berdiri kota Antiokhia di Margiana yang berkembang pesat, dibangun di bawah arahan penguasa Seleukus, Antiokhus Soter (280-261 SM) dengan gaya arsitektur klasik. Selain itu, Antiokhus memerintahkan pembangunan tembok sepanjang 230 kilometer di sekeliling seluruh oasis. Penghalang yang megah ini melindungi kota dari pasir gurun yang menyerbu dan menjadi pertahanan yang tangguh terhadap suku-suku nomaden yang suka berperang.

Nama "Gyaur-Kala" diberikan kepada daerah tersebut pada abad ke-8, setelah penaklukan Arab di Asia Tengah. Para penyerbu Arab menggunakan istilah "benteng-benteng orang kafir" untuk menggambarkan semua pemukiman berbenteng yang penduduknya tidak beragama Islam. Gyaur-Kala berkembang pesat hingga abad ke-8-9 ketika pusat Merv Kuno bergeser 4 kilometer ke arah barat ke Sultan-Kala. Namun, para pembuat tembikar tetap tinggal di benteng tersebut, dan sebuah masjid akhirnya didirikan di sana.

Benteng Kuno Saat Ini

Saat ini, reruntuhan Gyaur-Kala menjadi rumah bagi kota yang dulunya megah, Antiochia di Margiana, yang dibangun dengan tradisi arsitektur klasik. Kota ini didirikan oleh raja Seleukia, Antiochus Soter, yang pada masa pemerintahannya memerintahkan agar seluruh oasis dikelilingi oleh tembok yang menjulang tinggi sepanjang hampir 230 kilometer. Tembok ini tidak hanya melindungi kota dari pasir gurun yang terus bergerak maju, tetapi juga berfungsi sebagai penghalang yang andal terhadap serangan suku nomaden.

Pemukiman kuno ini merupakan bagian dari taman budaya dan sejarah “Merv Kuno”, yang terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO. Meliputi area seluas 340 hektar, Gyaur-Kala dikelilingi oleh tembok benteng yang kuat, masing-masing membentang sepanjang 2 kilometer. Tembok-tembok tersebut dibentengi dengan menara-menara pada jarak yang teratur, dan setiap tembok memiliki gerbang.

Di dalam pemukiman tersebut, pengunjung dapat melihat reruntuhan biara Buddha dan Kristen, serta sisa-sisa istana dua lantai yang dulunya milik para bangsawan. Penggalian di monumen arsitektur ini masih berlangsung, karena lapisan budaya di Oasis Merv mencapai kedalaman hingga 12 meter.

Cara ke Sana

Gyaur-Kala terletak 6 kilometer di utara stasiun kereta api Bayramaly di Turkmenistan. Lokasinya mudah diakses dengan taksi. Bandara internasional terdekat berada di kota Mary, sekitar 20 kilometer dari Bayramaly.

Jelajahi reruntuhan Gyaur-Kala yang mempesona dan kembalilah ke masa ketika sejarah dan legenda berpadu sempurna satu sama lain.

Kyz Kala yang lebih besar

Tur Merv

Mulai dari $120
1 Hari

Kunjungi reruntuhan Merv kuno
Jelajahi Mausoleum Sultan Sanjar
Temukan benteng Gyz Gala
Belajar di museum sejarah daerah
Lihat monumen Kekaisaran Seljuk

Jelajahi kota kuno Merv, situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu peradaban tertua di Asia Tengah. Temukan sejarah selama 3,000 tahun, termasuk kemegahan Kekaisaran Seljuk dan Jalur Sutra yang legendaris, hanya dalam satu hari.
(Ulasan 4)