
Kyz-Kala, yang terletak di oasis Merv dekat kota Bayram Ali, terdiri dari dua benteng kecil yang merupakan sisa-sisa penting dari sejarah wilayah yang kaya. Benteng yang lebih besar dari keduanya, yang dikenal sebagai Kyz-Kala Raya, merupakan bangunan dua lantai. Lantai pertama berisi lima ruangan, yang dapat diakses melalui tangga yang menurun melalui koridor melengkung. Meskipun hanya tersisa beberapa bagian, lantai kedua tampaknya juga berisi lima ruangan yang disusun mengelilingi halaman tengah.
Sebaliknya, Kyz-Kala Kecil berada dalam kondisi pelestarian yang jauh lebih buruk. Akan tetapi, penggalian arkeologi menunjukkan bahwa kedua benteng tersebut dibangun dengan mengikuti rencana yang sama. Salah satu fitur yang paling luar biasa dari bangunan ini adalah dindingnya yang bergelombang, yang dibangun dari batu bata yang belum dibakar. Di dalam benteng, ruang hunian dan ruang utilitas mengelilingi halaman tengah, menyediakan desain yang sangat cocok untuk lingkungan padang rumput—sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin. Benteng tersebut juga berfungsi sebagai lumbung padi, tempat menyimpan hasil panen, yang membuatnya mampu bertahan dari pengepungan yang lama.
Kyz-Kala Raya didirikan lebih dari seribu tahun yang lalu, antara akhir abad ke-8 dan awal abad ke-9, pada masa ketika Merv menjadi bagian dari Kekhalifahan Abbasiyah dan dianggap sebagai salah satu kota paling maju di dunia Islam. Pada saat itu, Khorasan diperintah oleh Abdullah al-Ma'mun, putra Khalifah Harun al-Rashid yang terkenal. Al-Ma'mun, yang dikenal karena minatnya pada astronomi, menjadi Khalifah pada tahun 813 tetapi tetap tinggal di Merv selama beberapa waktu. Catatan sejarah menunjukkan bahwa Merv pada dasarnya berfungsi sebagai ibu kota kekhalifahan secara de facto selama periode ini, dengan dekrit dan penunjukan untuk seluruh Kekaisaran Arab dikeluarkan dari sana hingga al-Ma'mun akhirnya pindah ke Baghdad.
Kunjungi reruntuhan Merv kuno
Jelajahi Mausoleum Sultan Sanjar
Temukan benteng Gyz Gala
Belajar di museum sejarah daerah
Lihat monumen Kekaisaran Seljuk