Tanggal Kedaulatan

Koitendag (Pegunungan Kugitangtau)

Pegunungan Kugitangtau, juga disebut Koitendag
Pegunungan Kugitangtau, juga disebut Koitendag

Pegunungan Koitendag, yang juga dikenal sebagai Kugitangtau, merupakan salah satu jajaran pegunungan Turkmenistan yang paling dramatis dan indah. Nama "Koitendag," yang berarti "pegunungan yang tidak dapat dilewati" dalam bahasa Turkmenistan, mencerminkan sifat medan terjal yang tangguh dan menakjubkan ini. Pegunungan ini dibedakan oleh sistem ngarai yang dalam dan tebing curam yang luas, yang berkontribusi pada penampilannya yang menakjubkan dan seringkali tidak dapat ditembus.

Terbentuk dari batu kapur era Mesozoikum, geologi Koitendag dicirikan oleh batuan karbonat yang sangat karstik dan mudah larut. Komposisi ini membuat pegunungan sangat rentan terhadap erosi dan pelapukan. Sepanjang tahun, kombinasi fluktuasi suhu yang intens dan angin yang tak henti-hentinya memperburuk proses pelapukan. Selama musim semi, ketika salju yang mencair dari ketinggian yang lebih tinggi mengalir ke pegunungan, air menjadi agen utama erosi. Selama jutaan tahun, siklus pelapukan dan erosi yang berkelanjutan ini telah membentuk Koitendag menjadi lanskap jurang yang dramatis, ngarai yang dalam, dan tebing yang terjal.

Pegunungan Koitendag terkenal akan fitur alamnya yang spektakuler. Pegunungan ini merupakan rumah bagi beberapa danau terdalam di negara ini, termasuk Danau Kattakol yang terkenal, dan memiliki jaringan gua yang mengesankan. Di antara semua itu, Dataran Tinggi Dinosaurus sangat penting, yang menyimpan jejak fosil reptil prasejarah yang pernah hidup di wilayah tersebut. Puncak tertinggi di Turkmenistan, Gunung Ayrybaba, mencapai ketinggian 3,139 meter dan terletak di dalam sistem pegunungan ini, yang semakin menambah keunggulannya.

Kaki bukit Koitendag sangat mencolok dengan bebatuan beraneka warna merah, yang menciptakan lanskap yang semarak dan berwarna-warni. Lereng yang lebih rendah dihiasi dengan rumpun juniper (cedar) yang jarang, sementara elevasi tengahnya ditumbuhi berbagai macam vegetasi termasuk berbagai rumput, bunga, dan semak belukar. Selain itu, pohon mulberry, sycamore, dan pohon penghasil buah umumnya ditemukan di seluruh wilayah, yang meningkatkan keanekaragaman ekologinya.

Sistem gua Koitendag sangat penting. Gua-gua ini membentuk labirin bawah tanah yang luas, beberapa di antaranya meliputi danau bawah tanah. Misalnya, sebuah danau yang terletak di sebuah doline dekat desa Karlyuk merupakan rumah bagi ikan loach buta (Troglocobitis), spesies ikan unik yang beradaptasi dengan kehidupan di kegelapan gua yang abadi. Tidak jauh dari danau ini, beberapa gua terkenal seperti Gulgirin, Khashimoyuk, dan Tashyurak berkontribusi pada apa yang secara kolektif dikenal sebagai Gua Karlyuk.

Pegunungan

Kawah gas Darwaza

Tur Sehari Darvaza

Mulai dari $200
1 Hari

Saksikan Kawah Darvaza yang terbakar
Jelajahi Gurun Karakum yang luas
Ambil foto gurun yang menakjubkan
Rasakan langsung pemandangan gurun
Nikmati makan malam yang dimasak dengan api unggun

Jelajahi Kawah Gas Darvaza yang berapi-api, yang juga dikenal sebagai "Pintu Neraka," dalam tur sehari yang tak terlupakan ini. Saksikan kobaran api yang memukau di jantung Gurun Karakum dan nikmati makan malam unik di dekat kawah sebelum kembali ke Ashgabat.
(Ulasan 3)