Aralsk-7 dan Pulau Vozrozhdeniya

Eurasia.Perjalanan > uzbekistan > Laut Aral > Aralsk-7 dan Pulau Vozrozhdeniya

Sejarah Enigmatis Pulau Vozrozhdeniya dan Aralsk-7

Aralsk-7, kompleks militer Soviet lama yang ditinggalkan pada bulan November 1991
Aralsk-7, kompleks militer Soviet lama yang ditinggalkan pada bulan November 1991

Pulau Vozrozhdeniya, yang terletak di jantung Laut Aral, dan kota Aralsk-7 merupakan salah satu lokasi paling rahasia dan menarik di abad ke-20. Pulau terpencil ini, yang dulunya ramai dengan aktivitas militer dan penelitian ilmiah, kini berdiri sebagai bukti suram dari babak kelam dalam sejarah.

Pulau Vozrozhdeniya pertama kali didokumentasikan pada tahun 1848 oleh penjelajah Rusia A. Butakov selama ekspedisinya ke Laut Aral. Awalnya diberi nama untuk menghormati Tsar Nicholas I, pulau itu kemudian berganti nama menjadi Vozrozhdeniya, yang berarti "Kelahiran Kembali" dalam bahasa Rusia, setelah berdirinya Uni Soviet. Awalnya, pulau itu tidak memiliki sumber air tawar tetapi menjadi rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk antelop saiga dan unggas air, menjadikannya tempat perlindungan bagi spesies ini. Pada awal abad ke-20, sebuah pemukiman kecil didirikan di pulau itu terutama sebagai pos penangkapan ikan sementara, dengan pabrik pengolahan ikan sederhana juga beroperasi. Antara tahun 1924 dan 1926, Pulau Vozrozhdeniya berfungsi sebagai tempat pengasingan para kulak, atau petani kaya, selama kampanye Uni Soviet melawan musuh kelas.

Pendirian Tempat Uji Coba Militer

Aralsk-7, kompleks militer Soviet lama yang ditinggalkan pada bulan November 1991

Titik balik dalam sejarah pulau ini terjadi pada tahun 1933 dengan didirikannya Institut Ilmiah Medis Militer di Rusia, di bawah arahan IM Velikanov. Institut ini bertugas mengembangkan vaksin dan mempelajari patogen berbahaya untuk keperluan militer. Pekerjaan institut ini membutuhkan lokasi yang aman dan terisolasi, dan Pulau Vozrozhdeniya, yang terletak 150 kilometer dari pemukiman terdekat Muynak dan Aralsk, terbukti ideal untuk tujuan ini. Keterpencilannya dan kondisi iklim yang keras, termasuk suhu musim panas yang sering kali melebihi 40 derajat Celsius, menawarkan pertahanan alami terhadap pelepasan patogen yang tidak disengaja.

Pada tahun 1936, sebuah ekspedisi ilmiah yang dipimpin oleh Velikanov menilai kesesuaian pulau tersebut untuk pengujian biologis. Tahun berikutnya, uji coba awal dimulai, dengan fokus pada patogen seperti tularemia, kolera, dan wabah. Eksperimen ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi agen-agen ini sebagai senjata biologis dan untuk mengembangkan vaksin yang sesuai. Namun, penangkapan dan eksekusi Velikanov pada tahun 1938 sangat menghambat kemajuan.

Kebangkitan Aralsk-7 dan Lapangan Udara “Barkhan”

Dengan pecahnya Perang Patriotik Raya pada tahun 1941, banyak fasilitas ilmiah dan militer Soviet dipindahkan ke arah timur, termasuk yang terlibat dalam penelitian biologi. Pulau Vozrozhdeniya diaktifkan kembali pada tahun 1942 sebagai lokasi pengujian. Baru pada tahun 1948 pulau tersebut diubah menjadi kompleks militer dan ilmiah berskala penuh. Semua penghuni sebelumnya dievakuasi, dan pabrik pengolahan ikan ditutup.

Perkembangan signifikan terjadi dengan pembangunan kota Aralsk-7, yang juga dikenal sebagai Kantubek, yang dibangun untuk menampung personel ilmiah dan militer yang ditempatkan di pulau tersebut. Kota tersebut memiliki 15 bangunan tiga lantai, klub budaya, kafetaria, pertokoan, stadion, lapangan parade, dan pembangkit listriknya sendiri. Sebuah lapangan terbang, bernama "Barkhan," didirikan 3 kilometer di sebelah barat kota tersebut pada tahun 1949. Lapangan terbang ini, dengan konfigurasi wind rose yang unik, dirancang untuk menghadapi angin kencang dan berubah-ubah di pulau tersebut. Kompleks laboratorium, yang terletak 3 kilometer di barat daya kota, merupakan tempat dilakukannya pekerjaan ilmiah harian, sementara tempat pengujian untuk uji coba lapangan terletak 15 kilometer di selatan di tepi pulau.

Kehidupan dan Kerahasiaan di Pulau Vozrozhdeniya

Selama tahun-tahun operasionalnya, Pulau Vozrozhdeniya menjadi salah satu situs militer paling rahasia di Uni Soviet. Situs ini benar-benar terlarang, dan hanya dalam keadaan luar biasa, seperti badai hebat, nelayan diizinkan mencari perlindungan di teluk pulau tanpa harus turun dari kapal. Meskipun terisolasi, kehidupan di pulau itu tampak normal. Militer memastikan keamanan, sementara penduduk kota menikmati kehidupan rutin dengan taman kanak-kanak, sekolah, dan acara komunitas. Namun, iklim gurun yang keras dan isolasi di pulau itu menimbulkan tantangan yang signifikan.

Aralsk-7 dan Pulau Vozrozhdeniya merupakan tempat penelitian biologi paling berbahaya pada masa itu. Laboratorium tersebut, yang secara resmi disebut sebagai PNIL-52 (Laboratorium Penelitian Ilmiah Lapangan No. 52), menampung virus dan patogen yang mematikan. Subjek uji, termasuk kuda, domba, anjing, tikus, dan bahkan monyet, digunakan dalam eksperimen untuk menilai dampak senjata biologis. Eksperimen ini melibatkan penyebaran patogen melalui pesawat terbang atau bom, dan dampaknya dipelajari dengan saksama.

Kemunduran dan Warisan

Pada tahun 1960, permukaan air Laut Aral mulai surut, menyebabkan Pulau Vozrozhdeniya meluas karena garis pantai semakin menjauh. Selama 30 tahun berikutnya, luas pulau tersebut bertambah sepuluh kali lipat, dari 216 kilometer persegi pada tahun 1960 menjadi lebih dari 2000 kilometer persegi pada tahun 1990. Pada awal abad ke-21, pulau tersebut telah menjadi semenanjung dan akhirnya menyatu dengan daratan utama pada tahun 2009.

Pada tahun 1988, jajaran Barkhan dialihfungsikan sebagai lokasi pemakaman senjata biologis, termasuk sejumlah besar senjata berbasis antraks dan sejumlah besar sisa-sisa hewan. Berakhirnya Uni Soviet pada tahun 1991 menandai penutupan laboratorium Aralsk-7 dan evakuasi penghuninya pada awal tahun 1992. Aralsk-7 segera menjadi kota hantu.

Pada pertengahan 1990-an, ilmuwan Amerika diundang untuk menyelidiki agen biologis yang terkubur di Pulau Vozrozhdeniya. Temuan mereka mengungkapkan bahwa beberapa spora dan bakteri berbahaya masih ada meskipun ada upaya untuk membersihkan lokasi penguburan. Ekspedisi berikutnya pada tahun 1997, 1999, dan 2002 meneliti lebih lanjut zat-zat ini dan menguji efektivitas berbagai vaksin. Pada tahun 2018, jurnalis dari Tashkent mendokumentasikan sisa-sisa terakhir Aralsk-7.

Pada tahun 2021, baik Aralsk-7 maupun kompleks laboratorium di dekatnya telah dibongkar sepenuhnya oleh otoritas Uzbekistan. Saat ini, yang tersisa hanyalah sisa-sisa seperti jejak fondasi dan tata letak berbentuk salib dari lapangan terbang Barkhan. Pulau Vozrozhdeniya, yang dulunya merupakan pusat kegiatan militer dan ilmiah yang sangat rahasia, kini menjadi subjek intrik sejarah dan telah menginspirasi representasi fiksi dalam permainan video seperti Call of Duty dan World of Tanks.

Sisa-sisa Pulau Vozrozhdeniya dan Aralsk-7 menjadi pengingat yang menghantui akan era lampau perang biologis dan eksperimen ilmiah. Meskipun area tersebut telah dideklasifikasi, lokasi tersebut tetap tidak menarik dan penuh risiko, dan sebaiknya hindari mendekati lokasi tersebut karena potensi bahaya yang masih ada.

Tur Muynak & Laut Aral

Mulai dari $140
1 Hari

Kunjungi Makam Kapal Muynak
Jelajahi Museum Sejarah Muynak
Temukan kompleks Mizdakhan kuno
Kunjungi Makam Nazlukhansulu
Jelajahi reruntuhan benteng Gaur-Kala
Jelajahi landmark bersejarah Khodjely

Ikuti tur sehari yang memikat ke Muynak, pelabuhan yang dulunya berkembang pesat di Laut Aral, kini dikelilingi oleh bukit pasir gurun yang luas. Jelajahi Ship Graveyard yang menghantui, kunjungi situs-situs kuno seperti Mizdakhan dan Gaur-Kala, dan nikmati kekayaan sejarah lokal.
(Ulasan 3)