Mausoleum Imam Abu Khafs Kabir

Eurasia.Perjalanan > uzbekistan > Bukhara > Mausoleum Imam Abu Khafs Kabir

Mausoleum Imam Abu Khafs Kabir

Mausoleum Imam Abu Khafs Kabir, Bukhara
Mausoleum Imam Abu Khafs Kabir, Bukhara

Makam Imam Abu Khafs Kabir di Bukhara merupakan situs bersejarah dan keagamaan yang penting, yang mencerminkan kekayaan warisan budaya di wilayah tersebut. Akhmad ibn Khafs al-Kabir al-Bukhari, lahir di desa Fagsodara pada tahun 767, melakukan perjalanan ke Baghdad di usia muda untuk belajar teologi dan hukum Syariah di bawah bimbingan Imam Mukhammad ash-Shaybani, seorang murid Imam Azam Abu Hanifa yang legendaris, pendiri mazhab Hanafi, salah satu dari empat mazhab hukum Sunni.

Seiring berjalannya waktu, Abu Khafs Kabir muncul sebagai salah satu teolog terkemuka di Timur Islam. Ia menulis beberapa buku yang berpengaruh tentang hukum Islam, termasuk “Al-Akhvo val ihtilof” (“Perjanjian dan Perselisihan yang Sembrono”) dan “Ar-Raddu alal-lafziya” (“Penolakan bagi Mereka yang Melihat ke Atas”). Sekembalinya ke Bukhara, ia membagikan pengetahuannya yang luas, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan kota tersebut dalam ilmu spiritual dan sekuler. Upayanya mengangkat status para imam dan ulama di Bukhara.

Imam Abu Khafs Kabir dianggap sebagai pendiri sekolah Hanafi di Mawarannahr (Transoxiana) dan mendirikan madrasah pertama aliran Hanafi di Bukhara. Menurut legenda, ketika syekh suci tersebut berjalan melalui pasar Bukhara yang ramai menuju madrasah, seluruh pasar yang ramai itu akan tenang dengan penuh rasa hormat. Sekolah tempat ia mengajar, yang kemudian dilanjutkan oleh putra dan cucunya (dan, menurut legenda, istrinya mengajar siswa perempuan), menjadi lembaga bergengsi yang menarik siswa dari seluruh dunia.

Di antara pengikutnya yang terkemuka adalah Imam al-Bukhari, seorang tokoh yang sangat dihormati di dunia ilmiah Islam dan penulis koleksi hadis terpercaya yang monumental, “al-Jami as-Sahih.”

Warga Bukhara memuja Imam Abu Khafs Kabir karena kesediaannya membantu siapa pun yang membutuhkan, baik emir maupun warga biasa. Berkat kesediaannya itu, ia mendapat gelar Eshoni Hojat-baror (“Ishan, Menyelesaikan Masalah”). Warga Bukhara akan meminta nasihat dan bimbingannya melalui gerbang di bagian barat laut tembok kota, yang kemudian dikenal sebagai “Gerbang Hakk rakh” (Jalan Menuju Kebenaran). Seluruh distrik dinamai berdasarkan nama ini.

Bahasa Indonesia: Akhmad ibn Khafs al-Kabir al-Bukhari meninggal pada tahun 832. Menurut cerita kota Bukhara, kompleks peringatan Abu Khafs Kabir Bukhari terletak di sebuah bukit, yang juga diyakini sebagai tempat pemakaman Afrasiyab, raja legendaris Turan. Makam imam di distrik “Hakk rakh” menjadi tempat ziarah bagi orang-orang beriman, yang percaya bahwa doa yang dipanjatkan di sini memiliki kekuatan khusus. Makam tersebut, berbentuk seperti kubus dengan kubah setengah bola, secara arsitektur menyerupai Mausoleum Samanids. Putra Abu Khafs Kabir, Abu Abdallaha ibn Abu Khafs al-Bukhari, membantu penguasa Bukhara, Ismail Samani, dalam mendapatkan kekuasaan. Seperti ayahnya, ia adalah seorang ulama yang disegani dan berpengaruh di Bukhara.

Selama era Komunis, lokasi pemakaman tersebut dihancurkan, bersama dengan banyak monumen lain di wilayah tersebut. Namun, kompleks peringatan, termasuk makam Imam Khafs Kabir, dipugar selama tahun-tahun kemerdekaan dan terus menjadi tempat ziarah. Makam Khafs Kabir sering dikunjungi oleh para pelancong dari seluruh dunia, khususnya mereka yang sedang dalam perjalanan Sufi, yang ingin terhubung dengan warisan spiritual Bukhara.

Pusat Kota Tua Bukhara

Tur kota Bukhara

Mulai dari $70
6-7 jam

Jelajahi Bukhara kuno.
Kunjungi Lyabi-Hauz Ensemble
Jelajahi menara unik Chor-Minor
Kagumi kemegahan Menara Kalyan
Temukan sejarah di Benteng Ark

Jelajahi kekayaan sejarah Bukhara dalam tur satu hari, kunjungi situs-situs ikonik seperti Lyabi-Hauz Ensemble, Chor-Minor Madrassa, dan Benteng Bahtera. Kunjungi masjid-masjid kuno, kubah-kubah perdagangan yang semarak, dan menara-menara megah, benamkan diri Anda dalam kemegahan arsitektur kota.
(Ulasan 13)