Istana Sitorai Mokhi-Khosa

Eurasia.Perjalanan > uzbekistan > Bukhara > Istana Sitorai Mokhi-Khosa

Istana Sitorai Mokhi-Khosa

Istana Sitorai Mokhi-Khosa dekat Bukhara
Istana Sitorai Mokhi-Khosa dekat Bukhara

Bagi wisatawan yang ingin menjelajah Uzbekistan, Istana Sitorai Mokhi-Khosa di dekat Bukhara adalah destinasi menarik yang menawarkan sekilas kehidupan mewah para emir Bukhara. Istana ini, dengan sejarahnya yang kaya dan kemegahan arsitekturnya, merupakan bukti kemegahan masa lalu wilayah tersebut.

Pada pertengahan abad ke-19, Emir Bukhara Nasrullah Khan berupaya membangun tempat tinggal musim panas baru. Untuk menemukan lokasi yang paling sejuk untuk menghindari panasnya musim panas, para arsitek menggunakan metode kuno: mereka meletakkan daging kambing yang sudah diolah di berbagai lokasi yang memungkinkan. Tempat di mana daging terakhir kali membusuk dipilih untuk pembangunan permata pinggiran kota ini. Sayangnya, istana asli ini tidak bertahan hingga saat ini.

Beberapa dekade kemudian, emir lain, Mir Sayyd Muhammad Alim Khan, memprakarsai pembangunan istana baru di lokasi yang sama. Menurut legenda, emir mendedikasikan istana ini untuk istrinya tercinta, Sitora. Pembangunan yang berlangsung selama beberapa tahun ini menghasilkan hunian dengan keindahan yang tak tertandingi. Arsitek Bukhara yang terlatih di Rusia dengan terampil memadukan gaya oriental dan barat dalam kreasi mereka. Setelah istri emir meninggal, istana ini diberi nama Sitorai Mokhi-Khosa, yang dalam bahasa Tajik berarti "Bintang, seperti Bulan." Sayangnya, istana ini juga mengalami nasib yang sama seperti pendahulunya dan hancur.

Istana Sitorai Mokhi-Khosa yang ada saat ini dibangun antara tahun 1912 dan 1918 atas perintah Emir terakhir Bukhara, Mir Sayyd Muhammad Alim Khan. Pembangunannya melibatkan pengrajin Bukhara terbaik saat itu, bersama dengan dua insinyur Rusia, Margulis dan Sakovitch.

Bangunan utama istana terdiri dari beberapa aula penerimaan tamu dan kamar pribadi emir. Perhatian khusus diberikan kepada Aula Putih, yang didekorasi oleh usto master terkenal Shirin Muradov, yang kemudian dihormati dengan sebuah monumen di halaman istana. Aula Putih dihiasi dengan ganch (sejenis plester) yang diletakkan di dinding yang dilapisi cermin. Hebatnya, tidak ada pola yang diulang. Istana ini memiliki banyak cermin, termasuk cermin Venesia, cermin Jepang yang dipasang dalam bingkai berhias, dan bahkan cermin teralis yang menciptakan pantulan yang diulang sebanyak 40 kali.

Selain bangunan utama, istana musim panas ini juga memiliki ruang minum teh, menara kecil, dan wisma tamu, yang semuanya dihiasi dengan jalinan emas. Setiap area istana memiliki cerita dan legendanya sendiri, sehingga menjadikannya tempat yang tepat untuk menghabiskan waktu berjam-jam menjelajahi dan belajar.

Pada tahun 1927, tak lama setelah jatuhnya Emirat Bukhara, istana ini diubah menjadi museum. Pamerannya telah berubah secara berkala selama bertahun-tahun. Saat ini, istana ini menjadi rumah bagi Museum Seni dan Kerajinan, yang memamerkan perabotan istana dari abad ke-19 dan ke-20, perhiasan dan barang-barang bersulam emas yang dibuat oleh pengrajin Bukhara, dan benda-benda seni dari porselen Rusia dan Jepang yang berasal dari abad ke-14 hingga ke-20.

Selama seabad terakhir, Bukhara telah berkembang pesat, dan Istana Sitorai Mokhi-Khosa kini terletak hanya 4 kilometer dari pinggiran kota. Kediaman Emir terakhir Bukhara, tempat burung merak masih berkeliaran seperti yang mereka lakukan seratus tahun yang lalu, menyambut pengunjung dengan pantulan kemegahannya di masa lalu, seolah masih siap menerima bangsawan dan pejabat asing.

Baik Anda seorang penggemar sejarah, penggemar arsitektur, atau sekadar wisatawan yang ingin tahu, Istana Sitorai Mokhi-Khosa menawarkan pengalaman yang unik dan mengasyikkan. Pastikan untuk memasukkan situs yang luar biasa ini dalam rencana perjalanan Anda untuk sepenuhnya menghargai keindahan abadi dan makna sejarah istana yang mempesona ini.

Samarkand dan Bukhara

Mulai dari $660
4 Hari / 3 Malam

Jelajahi arsitektur Islam kuno bersama para ahli
Jelajahi situs bersejarah Bukhara
Jelajahi keindahan megah Registan Square
Temukan kerajinan tradisional di Konigil
Rasakan cita rasa lokal di Samarkand

Temukan kekayaan sejarah Samarkand dan Bukhara dalam tur 4 hari dari Tashkent ini. Jelajahi tempat-tempat megah seperti Registan Square, Mausoleum Gur-Emir, dan pusat bersejarah Bukhara. Benamkan diri Anda dalam arsitektur kuno dan budaya lokal yang semarak di kota-kota Jalur Sutra yang ikonik ini.
(Ulasan 7)