Baik Arz-Khovli maupun Ishrat-Khovli memiliki tata letak yang identik. Bagian selatan halaman berbentuk persegi ini memiliki aivan berpilar tunggal yang tinggi dengan rumah-rumah utama di belakangnya. Sisi lain halaman ini berisi kamar-kamar tamu dengan aivan kecil di lantai dua. Haremnya mencakup lima aivan yang sangat bagus, yang dirancang untuk menangkap angin utara. Di belakang aivan ini terdapat dua kamar yang dapat diakses melalui pintu masuk utama majolica dengan langit-langit yang dicat. Kamar-kamar ini didekorasi secara sederhana.
Elemen arsitektur istana ini efisien dan elegan. Sementara fasad eksteriornya tidak dilapisi, dinding halamannya dibagi menjadi panel dan dihiasi dengan majolica bermotif karpet. Aivan yang tinggi mempertahankan desain dekoratifnya, termasuk langit-langit yang menggantung. Dasar marmer berukir dan pilar kayu, bersama dengan lempengan majolica, menampilkan dekorasi geometris dan tanaman, serta narasi epigrafi tentang sejarah para khan Khiva. Pagar di lantai dua terdiri dari pagar panjar-as, dan langit-langit yang dihias dicat dengan warna merah keemasan. Dekorasi interiornya relatif sederhana, dengan pohon-pohon berbunga yang digambarkan dalam warna hitam dan biru yang terkendali di dinding.
Istana Tash-Khovli terkenal dengan desainnya yang cermat, yang mengontraskan bangunan terbuka dan tertutup serta menggunakan cahaya dan bayangan secara kreatif. Istana ini secara gamblang menggambarkan sintesis asli arsitektur dan seni dekoratif monumental para maestro Khorezm.
Perdagangan secara historis berkembang pesat di gerbang Pahla-van-darvaza. Kios-kios kecil yang menjual makanan selalu ada, dan pada tahun 1830-an, Alla-Kuli-khan memerintahkan pembangunan karavanserai di dekatnya. Barang-barang dibawa ke daerah ini oleh karavan dari berbagai negara.
Desain karavanserai ini sederhana dan fungsional. Bangunan ini berbentuk persegi panjang simetris dengan halaman yang dikelilingi oleh ruang berkubah dua lantai. Secara tradisional, pintu keluar dipisahkan oleh portal, dan tingkat halaman diturunkan di bagian tengah, sehingga memudahkan pembongkaran hewan pengangkut. Para pedagang tinggal dan memperdagangkan barang dagangan mereka di sini.
Berdekatan dengan fasad utama, yang menghadap ke selatan, dibangunlah pasar tertutup (tim). Saat ini, tim dan karavanserai membentuk satu area. Pasar tertutup tersebut merupakan komposisi dengan beberapa kubah yang membentang sepanjang sumbu barat-timur, dengan aula tengah yang mengarah ke karavanserai. Perdagangan dilakukan di kios-kios samping. Pada abad-abad sebelumnya, orang dapat membeli barang-barang yang dibawa dari Tiongkok, Inggris, dan Kekhanan Bukhara.