Selama lebih dari 4,000 tahun, para perajin Lembah Fergana telah mengasah keterampilan pembuatan sutra mereka, mengembangkan teknik unik untuk mengekstrak benang dari kepompong dan mewarnai benang. Dedikasi terhadap keterampilan ini telah membuat sutra Margilan terkenal akan kualitas dan keindahannya, bahkan menyaingi sutra Cina yang terkenal.
Saat ini, Margilan menjadi rumah bagi dua pabrik sutra terkemuka, salah satunya merupakan produsen sutra "Khan-atlas" terbesar di Asia Tengah. Pabrik ini memproduksi hingga 2.5 kilometer kain setiap hari, untuk memenuhi pasar global. Proses produksi di fasilitas ini sebagian besar diotomatisasi, memastikan efisiensi tinggi dan konsistensi kualitas.
Namun, permata sejati industri sutra Margilan adalah Pabrik Margilan “Yodgorlik”, satu-satunya pabrik yang melestarikan metode manual tradisional produksi sutra. Didirikan pada tahun 1972, Yodgorlik mempekerjakan sekitar 450 orang, yang sebagian besar adalah perempuan. Pabrik ini memproduksi hingga 6,000 meter kain setiap bulan, termasuk sutra alami dan jenis semi-sutra.
Kain sutra tradisional Uzbekistan, yang dikenal sebagai atlas khan atau "sutra raja", hampir seluruhnya dibuat dengan tangan. Pembuatan kain melibatkan proses yang rumit, mulai dari membuka kepompong hingga pewarnaan benang, setiap langkah memerlukan perhatian yang cermat terhadap detail. Metode yang digunakan oleh penenun Lembah Fergana telah disempurnakan selama ribuan tahun, menghasilkan sutra yang tak tertandingi dalam hal kelembutan, kekuatan, dan warna-warna cerahnya.
Khan-atlas bukan satu-satunya kain yang diproduksi di Margilan. Para penenun di wilayah ini juga membuat shokhi, bekasam, dan adras, yang semuanya menggunakan benang sutra dan memiliki pola serta tekstur yang khas. Kain-kain ini terkenal karena desainnya yang indah dan memiliki berbagai kegunaan, mulai dari pakaian tradisional hingga dekorasi rumah.
Pabrik Yodgorlik Margilan merupakan museum hidup yang memamerkan teknik menenun sutra kuno. Pengunjung pabrik dapat menyaksikan seluruh proses produksi sutra, mulai dari pemanenan kepompong hingga penenunan kain akhir. Pendekatan langsung ini memberikan apresiasi mendalam terhadap keterampilan dan seni yang terlibat dalam pembuatan sutra.
Di Yodgorlik, alat tenun kayu tradisional digunakan bersama peralatan modern, memadukan metode lama dan baru. Komitmen pabrik untuk melestarikan teknik yang telah lama ada ini memastikan bahwa warisan tenun sutra Margilan diwariskan kepada generasi mendatang.