
Khodja Akhrar, seorang tokoh terkemuka dan pemimpin tarekat Sufi Naqshbandiya, memainkan peran penting dalam membentuk lanskap politik di wilayah tersebut. Pengaruhnya meluas melampaui masyarakat umum hingga ke para penguasa di eranya, yang ia bimbing dengan kepemimpinan spiritual. Khususnya, ia berperan penting dalam pencabutan pajak yang menindas di Mawaraunnahr dan dianggap berjasa mencegah konflik yang berpotensi menghancurkan antara para penguasa Samarkand, Fergana, dan Tashkent.
Penyair terkenal Djami memuji Khodja Akhrar sebagai "Khodja dari Khodja," seorang bijak yang memahami hakikat segala sesuatu secara mendalam. Ia dihormati karena kesuciannya, penampilannya yang berwibawa, dan keteguhan intelektualnya. Filsafatnya menekankan penggunaan otoritas politik untuk memajukan usaha spiritual seseorang. Di bawah bimbingannya, tarekat Naqshbandiya berkembang ke Asia Tengah, Turki Barat, dan India, meninggalkan dampak yang bertahan lama pada dunia Islam.
Jalan-jalan di Shahi-Zinda
Jelajahi Masjid Bibi-Khanym
Temukan kemegahan Registan Square
Berbelanja di Siab Bazaar
Cicipi roti tradisional lokal